- Pengalaman panjang Chaidir Syam di dunia politik dan pemerintahan menjadi modal untuk memperkuat konsolidasi organisasi PAN hingga ke tingkat ranting dan desa di seluruh Sulsel.
- Menempati posisi strategis di kepengurusan baru PAN Sulsel, Chaidir Syam menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi sekaligus memastikan PAN terus hadir membantu masyarakat.
- Kepengurusan baru PAN Sulsel membawa komposisi wajah baru sekitar 60 persen, dengan Chaidir Syam dipercaya menjadi salah satu motor penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Karier politik Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Partai Amanat Nasional (PAN) memasuki babak baru. Setelah sebelumnya memimpin PAN Kabupaten Maros, Chaidir kini dipercaya menduduki posisi Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Selatan.
Chaidir resmi dikukuhkan dalam jajaran kepengurusan DPW PAN Sulsel periode 2026-2031. Pelantikan digelar di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026), dan dilakukan langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.
Chaidir mendampingi Ashabul Kahfi yang kembali dipercaya sebagai Ketua DPW PAN Sulsel. Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPD PAN dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Pada pelantikan yang dihadiri jajaran elit politik nasional PAN ini, Chaidir juga didapuk sebagai ketua panitia.
Penunjukan Chaidir menjadi Sekretaris DPW PAN Sulsel tidak terlepas dari perjalanan panjangnya sebagai kader partai. Ia diketahui telah bergabung dengan PAN sejak 1999 dan pernah menempati sejumlah posisi strategis di organisasi sayap partai.
Chaidir juga tercatat pernah memimpin Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Maros dan kemudian dipercaya sebagai Ketua DPW BM PAN Sulsel selama dua periode. Rekam jejak tersebut menjadi bagian dari perjalanan politiknya sebelum kini berada di jajaran inti DPW PAN Sulsel.
Di tingkat daerah, Chaidir juga memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan. Ia pernah menjabat Ketua DPRD Maros sebelum kemudian memimpin Kabupaten Maros sebagai bupati.
Kini, pengalaman tersebut dibawa Chaidir ke level organisasi yang lebih tinggi. Sebagai Sekretaris DPW PAN Sulsel, ia akan menjadi bagian penting dalam mengawal konsolidasi organisasi PAN di 24 kabupaten/kota.
Dalam kepengurusan baru tersebut, PAN Sulsel juga membawa semangat baru dengan sekitar 60 persen pengurus DPW merupakan wajah baru.
Struktur kepengurusan di tingkat DPD kabupaten/kota telah dinyatakan lengkap dan selanjutnya konsolidasi akan diarahkan hingga tingkat ranting dan desa.
Chaidir mengatakan konsolidasi organisasi menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru PAN Sulsel.
“Yang paling utama adalah bagaimana PAN melakukan konsolidasi dengan sebaik-baiknya. Kemudian kita harus terus gerak cepat dan terus hadir untuk membantu rakyat,” kata Chaidir.
Dengan pengalaman sebagai kader PAN, pernah memimpin BM PAN Sulsel, Ketua PAN Maros, hingga kini dipercaya sebagai Sekretaris DPW PAN Sulsel, posisi baru tersebut menjadi jenjang penting dalam perjalanan politik Chaidir Syam di tubuh PAN.
Pelantikan di Hotel Claro juga menjadi momentum konsolidasi besar PAN Sulsel. Sekitar 150 pengurus DPW dan DPD dilantik secara simbolis, sementara ribuan kader PAN dari berbagai daerah di Sulsel turut menghadiri rangkaian kegiatan tersebut.(*)

















