Ekspektasi Konsumen Menguat, BI Catat Keyakinan Ekonomi Tetap Terjaga

Survei Konsumen September 2026 Keyakinan Konsumen Tetap Terjaga
IST
banner 468x60
  • Indeks Keyakinan Konsumen September 2026 mencapai 118,1, menunjukkan masyarakat masih optimistis terhadap perekonomian meski penilaian atas kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan.
  • Indeks Ekspektasi Konsumen meningkat dari 127,6 pada Agustus menjadi 128,7 pada September 2026, mencerminkan penguatan harapan masyarakat terhadap prospek ekonomi ke depan.
  • Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini turun dari 109,4 menjadi 107,5, tetapi tetap berada di atas ambang optimisme yang ditetapkan pada level 100.
  • Bank Indonesia mencatat optimisme konsumen tetap terjaga karena meningkatnya ekspektasi terhadap masa depan mampu menopang keyakinan masyarakat di tengah melemahnya penilaian atas kondisi ekonomi saat ini.

RUANGAKSELERASI.ID, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia tetap berada pada level optimistis pada September 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencapai 118,1, atau masih berada di atas ambang optimisme sebesar 100.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan hasil Survei Konsumen BI menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga. Meski demikian, perkembangan sejumlah komponen indeks memperlihatkan dinamika antara harapan konsumen terhadap masa depan dan penilaian atas kondisi ekonomi saat ini.

Optimisme konsumen terutama ditopang oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat menjadi 128,7 pada September 2026, dibandingkan 127,6 pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini mengindikasikan harapan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan semakin menguat.

Bacaan Lainnya

Peningkatan ekspektasi tersebut menjadi sinyal bahwa konsumen masih memiliki pandangan positif terhadap prospek perekonomian. Harapan mengenai kondisi ekonomi mendatang menjadi salah satu komponen penting dalam membentuk keyakinan masyarakat terhadap arah perkembangan ekonomi nasional.

Di sisi lain, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 107,5. Angka tersebut masih berada di zona optimistis karena melampaui level 100, tetapi lebih rendah dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 109,4.

Penurunan IKE menunjukkan penilaian konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini sedikit melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, indeks yang tetap berada di atas 100 menandakan persepsi konsumen secara keseluruhan masih positif.

Perbedaan arah pergerakan kedua indeks tersebut memperlihatkan bahwa meskipun penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan, harapan konsumen terhadap prospek ekonomi justru meningkat. Kondisi ini turut menopang IKK agar tetap berada pada level optimistis.

Bank Indonesia memantau perkembangan keyakinan konsumen melalui survei berkala sebagai salah satu indikator untuk memahami persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi. Hasil survei tersebut dapat menjadi bahan pencermatan terhadap dinamika konsumsi dan sentimen ekonomi rumah tangga di Indonesia.(*)

Pos terkait