Opsi Aklamasi Kian Terbuka

Opsi Aklamasi Kian Terbuka

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Opsi aklamasi kian terbuka lebar dan hampir pasti terjadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Golkar. Itu jika melihat dukungan yang terus mengalir kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) pasca keluarnya rekomendasi diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Berdasarkan catatan, sebanyak 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar menyatakan siap memenangkan Ilham Arief Sirajuddin. Termasuk organisasi pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar, yakni: Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).

Menjelang Musda DPD I Partai Golkar Sulsel, IAS–akronim Ilham Arief Sirajuddin memang intens melakukan pertemuan dengan DPD II Kabupaten/Kota. IAS menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi internal yang dilakukannya atas arahan langsung Ketua Umum Partai Golkar.

Bacaan Lainnya

“(Pertemuan) ini adalah bagian dari proses konsolidasi yang saya lakukan. Mengingat keterbatasan waktu untuk berkeliling ke 24 kabupaten/kota, saya memilih mengundang teman-teman berkumpul dalam satu kesempatan,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Makassar itu mengungkapkan, hasil konsolidasi akan dilaporkan kepada Ketua Umum DPP Golkar sebagai bahan penentuan jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.

Menurut IAS, Bahlil Lahadalia menginginkan proses konsolidasi diselesaikan terlebih dahulu sebelum Musda digelar. Bahkan, Ketua Umum DPP Golkar disebut berencana menghadiri langsung pelaksanaan Musda di Sulawesi Selatan.

“Pak Ketum meminta saya melakukan konsolidasi lebih dulu. Hasil pertemuan ini akan saya sampaikan kepada beliau, kemudian jadwal Musda akan disesuaikan karena beliau berencana hadir langsung,” katanya.

IAS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPD II dan organisasi sayap yang telah memberikan dukungan kepadanya. Karena itu, IAS menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi, soliditas, dan kebersamaan di seluruh jenjang kepengurusan, mulai dari DPD I, DPD II hingga tingkat akar rumput.

“Ke depan tantangan partai tidak mudah. Karena itu yang harus kita bangun adalah kolaborasi dan kebersamaan, bukan hanya di tingkat DPD I dan DPD II, tetapi juga sampai ke akar rumput,” tegasnya.

Lebih jauh, IAS mengaku menargetkan terpilih aklamasi pada Musda nanti. Meski begiut, IAS meminta DPD II yang mengalihkan dukungan kepada dirinya untuk berkomunikasi dengan Munafri Arifuddin. “Insyallah mudah-mudahan seperti itu (aklamasi). (Soal jumlah dukungan) Jangan mi disebut,” ujar IAS.

IAS mengakui dukungan DPD II mengalir kepada dirinya usai menerima diskresi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. Bahkan, sejumlah DPD II yang sebelumya mendukung Appi kini mengalihkan dukungan kepada dirinya. “Iya (pertemuan dengan DPD II) alhamdulillah mereka sudah menyatakan dukungan. Artinya mereka mengerti dan mereka tahu bahwa keputusan (diskresi) harus disikapi seperti ini,” katanya.

Karena sejumlah pendukungnya sebelumnya mendukung Appi, IAS meminta mereka untuk berkomunikasi terlebih dahulu. Dia meminta DPD II tidak semerta-merta berpaling. “Walaupun agak terlambat tapi saling menjaga semua. Teman-teman DPD II harus berkomunikasi dengan Pak Appi menyampaikan sikapnya. Artinya tidak serta merta tiba-tiba langsung meninggalkan (Appi),” kata IAS. (*)

Pos terkait