DPP PKB Gantung Dua Daerah di Sulsel

DPP PKB Gantung Dua Daerah

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR– Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai menetapkan calon ketua definitif Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB tingkat kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui Koordinator DPP PKB Cucun Samsurijal yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI. Penetapan ini menjadi tahapan awal sebelum penyusunan kepengurusan lengkap di masing-masing daerah.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menjelaskan keputusan yang diumumkan saat ini baru mencakup posisi ketua DPC. Setelah itu, para ketua terpilih akan menyusun komposisi kepengurusan bersama DPW sebelum diajukan kembali ke DPP untuk mendapatkan pengesahan akhir.

Bacaan Lainnya

“Yang ditetapkan saat ini baru posisi ketua. Berikutnya akan disusun struktur kepengurusan DPC bersama DPW, lalu dikirim kembali ke DPP untuk proses evaluasi dan pengesahan,” kata Azhar, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Azhar, sejumlah nama yang sebelumnya ramai diperbincangkan kini telah memperoleh kepastian setelah diputuskan melalui mekanisme internal partai.

Meski begitu, DPP belum mengumumkan penetapan ketua DPC untuk dua daerah, yakni Kabupaten Bone dan Bulukumba.“Untuk dua daerah itu saya belum mengetahui secara detail pertimbangannya. Kemungkinan masih ada pembahasan lanjutan di tingkat DPP,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa wilayah yang sebelumnya belum melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) tetap masuk dalam proses penetapan kepengurusan.

Azhar menambahkan, seluruh nama yang dipilih merupakan hasil tahapan seleksi dan uji kelayakan yang dilakukan langsung oleh DPP PKB. “Semua melalui proses evaluasi bertahap. Ada tes tahap pertama dan tahap kedua, lalu dibahas dalam rapat DPP sebelum diputuskan,” katanya.

Ia memperkirakan terdapat sekitar sepuluh ketua DPC petahana yang kembali dipercaya melanjutkan kepemimpinan di daerah masing-masing. Pelantikan para ketua DPC terpilih dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026 di Jakarta dan akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB.

Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Basdir, mendukung penuh Fauzi Andi Wawo untuk kembali memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Makassar. Menurut Basdir, dukungan tersebut didasarkan pada rekam jejak kepemimpinan Fauzi yang dinilai berhasil membawa PKB meraih peningkatan signifikan dalam perolehan kursi di DPRD Kota Makassar.

“Memang dari awal ini kan kita sudah prediksi dan kita sudah support ke Pak Fauzi Andi Wawo selaku Ketua DPC PKB Kota Makassar untuk kembali memimpin PKB Kota Makassar,” ujarnya.

Basdir menilai keberhasilan PKB meningkatkan jumlah kursi dari satu menjadi lima kursi pada Pemilu terakhir merupakan prestasi yang tidak mudah dicapai dan menjadi bukti kapasitas kepemimpinan Fauzi Andi Wawo. “Karena coba kita bayangkan dari satu kursi beliau bisa menjadikan lima kursi PKB. Ini sebuah prestasi yang luar biasa dan saya rasanya sulit bagi orang lain untuk menyamai prestasi itu,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh kader dan anggota Fraksi PKB di DPRD Kota Makassar siap memberikan dukungan terhadap langkah-langkah yang akan dilakukan Fauzi ke depan untuk semakin memperkuat posisi PKB di Kota Makassar. “Kami bersama dengan teman-teman fraksi PKB di Kota Makassar sangat mensupport dan mendukung sepenuhnya apa yang beliau akan lakukan ke depan untuk kemenangan PKB di Kota Makassar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Basdir menilai Fauzi Andi Wawo bukan hanya sosok yang berhasil meningkatkan capaian politik partai, tetapi juga figur yang mampu membangun kebersamaan dan kekeluargaan di internal PKB. Menurutnya, Fauzi memandang partai sebagai rumah bersama dan selalu memberikan perhatian kepada kader, termasuk anggota fraksi di DPRD.

“Namun figurnya sangat layak. Menurut kami lebih dari itu. Dia betul-betul menganggap partai sebagai rumahnya sendiri, kami diayomi, tidak pernah neko-neko ke teman-teman di fraksi, kami disupport, kami sama-sama kontribusi untuk membesarkan partai PKB di Makassar,” tuturnya.

Basdir juga menggambarkan Fauzi sebagai pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat dan kader partai. Sikap tersebut, kata dia, menjadi salah satu alasan yang membuat kader terus termotivasi untuk bekerja membesarkan PKB. “Kalau saya beliau sosok yang luar biasa, punya inisiatif tinggi, perhatian terhadap masyarakat dan seluruh jajarannya. Itulah yang kemudian memotivasi kami untuk bekerja membantu beliau,” pungkasnya. (*)

Pos terkait