RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Sebanyak 4.500 pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Makassar, Minggu (11/10/2026), untuk ambil bagian dalam Kalla 10K 2026. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan tahunan persembahan KALLA ini juga menghadirkan persaingan sengit sekaligus memperkuat semangat hidup sehat di tengah masyarakat.
Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari pelari komunitas hingga atlet berpengalaman. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Robi Syianturi, peraih medali emas nomor maraton putra SEA Games 2025 di Thailand, yang berhasil finis di posisi pertama kategori 10K Umum Male.
Kehadiran Robi menambah daya tarik kompetisi tahun ini. Atlet yang memiliki darah Bugis dari Bone, Sulawesi Selatan, tersebut mengaku senang bisa kembali berlari di Makassar setelah terakhir kali menjajal lintasan aspal kota ini pada 2023.
“Alhamdulillah, lewat Kalla Run saya bisa menginjakkan kaki di Makassar lagi. Terakhir kali saya berlari di aspal Makassar pada 2023. Kebetulan saya juga asli Makassar, dari Bone. Saya orang Bugis,” ungkap Robi.
Bagi Robi, Kalla 10K bukan hanya tentang mengejar podium. Ajang ini juga berpotensi mendorong semakin banyak masyarakat untuk berlatih secara konsisten dan meningkatkan kemampuan berlari.
Dia secara khusus mengapresiasi penerapan Cut Off Time (COT), yakni batas waktu yang diberikan kepada peserta untuk menyelesaikan lomba.
Dia menilai, aturan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelari untuk mempersiapkan diri lebih serius sebelum mengikuti kompetisi.
“Saya berharap event ini bisa terus diselenggarakan setiap tahun dan semakin meningkatkan antusiasme para runners. Apalagi Kalla Run memiliki COT yang secara tidak langsung mendorong peserta untuk mempersiapkan diri dan berlatih lebih serius agar dapat menyelesaikan lomba sesuai batas waktu yang ditentukan,” jelasnya.
Persaingan di kategori putri juga berlangsung menarik. Asnida Aras berhasil merebut podium pertama kategori 10K Umum Female. Ia mengaku telah mengikuti ajang lari KALLA selama tiga tahun terakhir dan merasakan tantangan berbeda pada pelaksanaan tahun ini.
Kata Asnida, rute yang mengarah ke kawasan Tanjung Bunga dengan kontur jalan naik turun membuat perlombaan semakin kompetitif.
“Saya lihat tahun ini rutenya ke arah Tanjung Bunga yang medannya naik turun. Jadi memang lebih kompetitif. Mudah-mudahan Kalla 10K menjadi event tahunan dan mendatangkan para pelari dari luar kota yang lebih banyak lagi untuk semakin memperkenalkan Kota Makassar,” tuturnya.
Hadiah Puluhan Juta hingga Doorprize
Untuk menambah daya saing, panitia menyiapkan hadiah bagi para pelari yang berhasil meraih podium di berbagai kategori. Pada kategori 10K Race Umum Male dan Female, juara pertama masing-masing memperoleh Rp17 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp12 juta.
Sementara itu, kategori 10K Race Master Male dan Female menyediakan hadiah Rp5 juta bagi juara pertama, Rp4 juta untuk juara kedua, serta Rp3 juta bagi juara ketiga.
Pada kategori 5K Male dan Female, hadiah yang disiapkan masing-masing sebesar Rp3 juta untuk juara pertama, Rp2 juta untuk juara kedua, dan Rp1,5 juta untuk juara ketiga.
Kemariahan acara juga semakin terasa dengan beragam hadiah undian atau doorprize. Peserta berkesempatan membawa pulang motor listrik, televisi, pendingin ruangan atau AC, smartwatch, true wireless stereo (TWS), kacamata hitam, powerbank, serta hadiah menarik lainnya.
Adapun rute 10K melintasi sejumlah ruas jalan utama Makassar, yakni Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur, Jalan Ujung Pandang, Jalan Riburane, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Bau, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jembatan Phinisi, dan Jembatan Lego-lego.
Untuk kategori 5K, peserta melewati Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur, Jalan Ujung Pandang, Jalan Riburane, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan H. Bau. Sementara rute 2K melintasi Jalan Somba Opu, Jalan Mochtar Luthfi, Jalan Lamaddukelleng, dan Jalan H. Bau.
Siapkan Edisi Lebih Meriah Tahun Depan
Ketua Panitia Kalla 10K 2026, Imam Asy’ari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, komunitas lari, sponsor, mitra, relawan, serta pihak-pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Besarnya antusiasme peserta menjadi dorongan bagi KALLA untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan menghadirkan pengalaman berlari yang semakin menarik pada tahun-tahun mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Kalla 10K 2026. Antusiasme para peserta menjadi energi positif bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan,” ujar Imam.
Dia berharap Kalla 10K kembali digelar tahun depan dengan konsep yang lebih menarik dan mampu menjangkau lebih banyak pelari, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ajang lari yang dinantikan di Indonesia, khususnya kawasan Indonesia Timur.
“Semoga semangat Maju Bersama yang kita bangun hari ini terus menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat dan aktif,” tambahnya.
Kalla 10K 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-74 KALLA yang mengusung semangat Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow. Melalui tema Maju Bersama, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi pelari untuk menguji kemampuan, tetapi juga mempererat kebersamaan, mengampanyekan gaya hidup sehat, serta mendorong pertumbuhan ekosistem olahraga lari di Indonesia Timur.
Dengan partisipasi mencapai 4.500 pelari, Kalla 10K 2026 menutup perhelatannya dengan optimisme untuk kembali menyapa para pelari pada tahun depan. (Mm)

















