BSI Buka Jalan UMKM Fesyen Indonesia Tembus Pasar Arab Saudi

BSI Dorong Fesyen Halal RI Tembus Arab Saudi
FOTO: IST //HALAL. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) turut berpartisipasi dalam 4th Saudi Fashion & Tex Expo 2026 di Jeddah, Arab Saudi, melalui forum “How Indonesia’s Creative Industry Unlock Saudi Arabia Market”.
banner 468x60
  • Partisipasi dalam Saudi Fashion & Tex Expo 2026 menjadi langkah strategis BSI memperluas konektivitas pelaku UMKM fesyen halal Indonesia dengan buyer dan mitra bisnis di pasar Arab Saudi serta kawasan Timur Tengah.
  • BSI menggandeng Khanaan dan ITPC Jeddah untuk membuka akses pasar, memperluas jejaring bisnis, serta mendorong produk fesyen karya UMKM Indonesia semakin kompetitif di pasar internasional.
  • Melalui forum Halal Creative di Jeddah, BSI mempertemukan perbankan syariah, pemerintah, sistem pembayaran, dan pelaku industri kreatif untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia menuju pasar global.
  • Kehadiran BSI di ajang fesyen internasional di Jeddah menjadi bagian dari komitmen mempercepat UMKM Indonesia naik kelas sekaligus memperkenalkan potensi industri kreatif dan fesyen halal Tanah Air ke pasar Timur Tengah.

RUANGAKSELERASI.ID, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat perannya dalam mendorong industri kreatif dan fesyen halal Indonesia menembus pasar global. Salah satunya melalui partisipasi dalam 4th Saudi Fashion & Tex Expo 2026 di Jeddah, Arab Saudi.

Dalam ajang tersebut, BSI hadir melalui forum “How Indonesia’s Creative Industry Unlock Saudi Arabia Market” yang menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku industri kreatif Indonesia dengan pasar Arab Saudi.

Forum tersebut sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem halal global, khususnya pada sektor fesyen dan industri kreatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di pasar internasional.

Bacaan Lainnya

Saudi Fashion & Tex Expo 2026 diikuti peserta dari lebih dari 25 negara, melibatkan lebih dari 550 perusahaan, serta menargetkan sekitar 10.000 trade buyers dan pengunjung industri. Skala tersebut menjadikan pameran ini sebagai salah satu platform penting bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas jejaring bisnis di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah.

Pada ajang itu, forum Halal Creative mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perbankan syariah, sistem pembayaran, pemerintah, perdagangan hingga pelaku industri fesyen dari sejumlah negara.

Forum tersebut merupakan hasil kolaborasi BSI bersama Visa, KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, serta praktisi dan pelaku industri fesyen internasional.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan BSI juga menggandeng Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah untuk memperkuat akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pasar Arab Saudi melalui pengenalan potensi produk, perluasan jejaring bisnis, promosi perdagangan hingga peluang business matching dengan calon mitra dan buyer lokal.

“Langkah ini juga menjadi keseriusan kami membawa pangsa pasar lokal menuju Global seperti acara yang akan kami langsungkan nanti di BSI International Expo 2026 mendatang,” ujar Wisnu.

Dukungan BSI juga diwujudkan dengan menggandeng Khanaan, UMKM fesyen yang merupakan nasabah kelolaan BSI, untuk memperkenalkan produk fesyen Indonesia kepada pasar Arab Saudi. Khanaan menjadi salah satu dari 10 perusahaan fesyen dan tekstil Indonesia yang tampil dalam Paviliun Indonesia di Saudi Fashion & Tex Expo 2026.

Partisipasi tersebut menegaskan komitmen BSI dalam membantu pelaku UMKM dan industri kreatif Indonesia naik kelas dan memperluas pasar hingga mancanegara. Melalui sinergi pembiayaan, jejaring bisnis, promosi, serta akses pasar, BSI mendorong produk karya anak bangsa semakin siap bersaing di industri halal global.(*)

Pos terkait