- Program Duta LIK menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN.
- Chayra Safana Nuramni keluar sebagai juara pertama dan siap menjadi mitra OJK mengedukasi masyarakat.
- OJK ingin edukasi keuangan tak lagi terasa kaku, tetapi hadir lewat konten kreatif yang dekat dengan anak muda.
RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mendorong generasi muda mengambil peran dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Dorongan tersebut diwujudkan melalui Pemilihan Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (LIK) 2026–2027 yang diikuti 10 finalis terpilih. Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, melalui kegiatan klasikal dan karantina di Kantor OJK Sulsel Sulbar.
Kegiatan dibuka Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin. Ia menyampaikan generasi muda memiliki potensi besar menjadi penggerak literasi keuangan karena memiliki kemampuan komunikasi serta pemanfaatan media digital yang kuat.
Para finalis mendapatkan pembekalan dari OJK, Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta lembaga jasa keuangan yang terdaftar dan diawasi OJK. Materi yang diberikan meliputi peran lembaga dalam sistem keuangan, produk dan layanan jasa keuangan, pengelolaan keuangan, serta manfaat dan risiko sebelum menggunakan produk keuangan.
Selain pemahaman keuangan, para finalis juga mendapat materi soft skills, seperti public speaking, komunikasi efektif, pengembangan personality dan leadership. Mereka juga mengikuti berbagai tantangan dan aktivitas kelompok untuk mengembangkan kreativitas dalam membuat konten edukasi keuangan.
Konten tersebut kemudian dilaporkan melalui platform OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI). Para finalis ditantang menyampaikan edukasi keuangan menggunakan bahasa yang dekat dengan keseharian masyarakat, khususnya generasi muda.
Program ini menjadi bagian dari upaya OJK memperkuat Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Kehadiran Duta LIK juga diharapkan dapat mengajak masyarakat menerapkan prinsip legal dan logis sebelum menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.
Puncak pemilihan berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, 3 Oktober 2026. Chayra Safana Nuramni berhasil meraih Juara I, disusul Siti Aisyah Abidin sebagai Juara II dan Rifqah Nasywa Nabila sebagai Juara III.
Ketiga pemenang selanjutnya akan menjadi mitra OJK dalam menyebarluaskan edukasi keuangan melalui berbagai kegiatan, kolaborasi dan pemanfaatan media digital. Mereka diharapkan mampu menjadi wajah baru edukasi keuangan yang lebih dekat, kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (*)

















