RUANGAKSELERASI.ID, JAKARTA — Program pengembangan talenta muda mulai diarahkan lebih jauh dari sekadar pelatihan. Melalui XLSMART Future Ready, sebanyak 850 talenta muda telah direkrut oleh XLSMART bersama perusahaan mitra hingga September 2026.
Capaian tersebut menjadi bagian dari target XLSMART untuk membuka akses pekerjaan bagi sedikitnya 1.000 talenta muda melalui ekosistem Future Ready hingga akhir tahun.
Program CSR unggulan XLSMART tersebut dikembangkan dengan pendekatan “Skill Ready – Career Ready – Future Ready”.
Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dan sertifikasi, tetapi juga dibekali kesiapan karier serta akses menuju kebutuhan dan proses rekrutmen di dunia industri.
Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Z. Mirza, mengatakan, kondisi pasar kerja yang semakin kompetitif membuat peningkatan keterampilan perlu diikuti dengan akses terhadap peluang kerja.
“Pelatihan saja tidak cukup. Bagi kami, keberhasilan Future Ready tidak hanya diukur dari berapa banyak anak muda yang mengikuti pelatihan atau memperoleh sertifikasi, tetapi seberapa jauh kompetensi tersebut dapat membawa mereka menuju pekerjaan,” ujarnya.
Reza menyebut, hingga September 2026, sebanyak 850 talenta muda telah direkrut XLSMART dan perusahaan mitra melalui ekosistem Future Ready. Jumlah tersebut masih akan dikejar hingga mencapai sedikitnya 1.000 talenta pada akhir 2026.
“Untuk itu Future Ready kami bangun sebagai sebuah ekosistem. Kami membantu peserta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, sekaligus menghubungkan mereka dengan proses rekrutmen XLSMART dan berbagai perusahaan mitra,” lanjutnya.
Di sisi pengembangan kompetensi, lebih dari 5.700 peserta telah mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi Future Ready hingga September. Platform pembelajaran digital XLSMART Future Ready juga telah mencatat lebih dari 50 ribu pengguna.
Pelatihan yang diberikan menyasar sejumlah bidang yang berkaitan dengan kebutuhan industri, seperti Digital & IT, Data & AI, Telecom Engineering, Sales & Commercial, serta Finance & Business.
Peserta juga dibekali kemampuan pendukung, mulai dari komunikasi, negosiasi, career readiness hingga keterampilan profesional lainnya.
Pengembangan talenta dilakukan melalui berbagai kegiatan, baik secara tatap muka maupun daring. Di antaranya pelatihan, sertifikasi, e-learning, Career Day, serta kegiatan yang mempertemukan peserta secara langsung dengan informasi dan peluang karier.
Untuk memperluas jangkauan, XLSMART juga menggelar Future Ready Goes to Campus di 10 kampus mulai September hingga akhir 2026. Program tersebut menyasar mahasiswa, fresh graduate, pencari kerja, lulusan SMA dan SMK, serta peserta dari jaringan BINALAVOTAS Kementerian Ketenagakerjaan.
Ekosistem tersebut dibangun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. XLSMART menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi serta jaringan peserta pembinaan pelatihan vokasi dan produktivitas BINALAVOTAS.
Kolaborasi juga dilakukan bersama institusi pendidikan dan mitra lainnya, seperti Universitas Pakuan, Forum Women in Business Universitas Indonesia, Eka Tjipta Foundation, sekolah menengah, komunitas lokal, serta perusahaan dan mitra industri.
Tidak berhenti pada kesiapan kerja, XLSMART turut memperkuat kemampuan teknologi peserta melalui Workshop Internet of Things (IoT). Rangkaian workshop tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 1.000 peserta.
Workshop perdana berlangsung di SMK Ananda Bekasi pada 29 Agustus 2026 dengan melibatkan 180 peserta. Selanjutnya, kegiatan dijadwalkan menyambangi SMKN 3 Tangerang, SMK Strada Jakarta, SMK Ananda Deltamas Cikarang, SMK Pustek Tangerang Selatan, serta dua sesi di BBPVP Bekasi.
Total terdapat tujuh lokasi atau sesi workshop, dengan satu kegiatan telah terlaksana dan enam agenda lainnya dijadwalkan berlangsung hingga akhir tahun.
Melalui Future Ready, XLSMART berupaya mempertemukan tiga kebutuhan sekaligus, yakni keterampilan yang relevan, kesiapan memasuki dunia kerja, dan akses terhadap peluang pekerjaan.
Target 1.000 talenta muda yang memperoleh pekerjaan hingga akhir 2026 menjadi kelanjutan dari upaya tersebut. XLSMART juga akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha dan komunitas agar semakin banyak generasi muda memiliki kesempatan mengubah keterampilan yang dimiliki menjadi peluang kerja nyata. (Mm)














