Sinergi BPKH-Muamalat, Ekosistem Haji Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sinergi BPKH Muamalat Ekosistem Haji Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menggelar Synergy Roadshow 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (24/7/2026).
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memperkuat sinergi bisnis melalui berbagai kerja sama strategis. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan haji sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah di Indonesia.

Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan, sinergi dengan BPKH menjadi bagian dari upaya bersama untuk saling mendukung dalam membangun ekosistem haji dan umrah yang memberikan dampak lebih luas.

Menurutnya, sektor haji dan umrah memiliki ekosistem besar yang berpotensi memberikan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi dan sosial di Tanah Air.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin setiap layanan, produk, dan nilai tambah yang dapat kami berikan menjadi jalan hijrah bagi stakeholders menuju berkah. Di mana kebermanfaatannya bisa berkelanjutan dan dirasakan semua elemen di mana pun,” kata Imam.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut yakni peluncuran Kartu Haji Indonesia yang ditujukan untuk menggantikan penggunaan uang tunai. Selain memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jemaah, kartu tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi pelaksanaan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci.

Di sisi lain, akses pendaftaran haji juga terus diperluas. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui mobile banking Muamalat DIN, seluruh kantor cabang Bank Muamalat, serta jaringan PT Pos Indonesia di berbagai wilayah Indonesia.

Muamalat DIN juga menghadirkan fitur Bank Haji yang memungkinkan nasabah melakukan pendaftaran dan pelunasan biaya haji, sekaligus mengecek riwayat pendaftaran dan nilai manfaat haji.

BPKH dan Bank Muamalat juga sepakat melanjutkan berbagai joint event berskala nasional maupun internasional. Program tersebut mencakup kegiatan sosialisasi, diseminasi, penghimpunan, hingga program kemaslahatan.

Tak hanya itu, BPKH telah menunjuk Bank Muamalat sebagai salah satu bank syariah penyedia jasa layanan kustodian.

Imam menegaskan, pemanfaatan kapabilitas digital dan jaringan yang dimiliki kedua pihak diharapkan mampu menghadirkan layanan haji dan umrah yang semakin mudah, sekaligus memperluas kontribusi ekonomi syariah bagi masyarakat.

“Dengan memanfaatkan kapabilitas digital dan jejaring yang dimiliki, sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi calon jemaah haji dan umrah, tetapi juga memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendukung kemaslahatan umat secara lebih luas,” pungkasnya.(*)

Pos terkait