- Pertumbuhan transaksi QRIS jauh melampaui pertumbuhan pengguna, menunjukkan pembayaran digital kian menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
- Hingga Juni 2026, capaian pengguna QRIS Sulsel sudah 93,45 persen dari target, sedangkan merchant mencapai 97,93 persen.
- Ekosistem pembayaran digital Sulsel kian kuat, ditopang pertumbuhan pengguna, merchant, dan frekuensi transaksi QRIS.
RUANGAKSELERASI,ID, MAKASSAR — Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sulawesi Selatan terus menunjukkan peningkatan. Hingga Juni 2026, volume transaksi QRIS mencapai 28,8 juta transaksi, tumbuh 139,6% secara tahunan (YoY).
Kepala KPw Bank Indonesia Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, peningkatan volume transaksi tersebut turut mendorong kenaikan nominal transaksi QRIS.
Hingga Juni 2026, nominal transaksi tercatat mencapai Rp2,57 triliun atau tumbuh 83% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan transaksi juga diikuti dengan bertambahnya jumlah pengguna dan merchant QRIS di Sulsel. Jumlah pengguna mencapai 1,48 juta orang, tumbuh 17,47% YoY. Sementara jumlah merchant mencapai 1,46 juta atau meningkat 16,5% YoY.
Rizki mengatakan, pertumbuhan volume transaksi yang jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan jumlah pengguna, menunjukkan semakin intensifnya penggunaan QRIS di masyarakat.
“Peningkatan utilitas ini mengindikasikan peningkatan intensitas usage. Masyarakat tidak hanya sekadar mendaftar, tetapi semakin rutin menjadikan QRIS sebagai instrumen pembayaran utama dalam kegiatan sehari-hari,” jelasnya.
BI mencatat, capaian tersebut juga menunjukkan semakin luasnya penerimaan QRIS di Sulsel. Perluasan titik akseptasi menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan frekuensi transaksi digital di berbagai aktivitas ekonomi.
Dari sisi pencapaian target hingga Juni 2026, jumlah pengguna QRIS telah mencapai 1.481.464 atau 93,45% dari target 1.585.271 pengguna. Jumlah merchant mencapai 1.462.879 atau 97,93% dari target 1.493.815 merchant.
Rizki mengatakan, perkembangan tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pembayaran digital di Sulsel. BI terus mendorong perluasan akseptasi QRIS sekaligus meningkatkan pemanfaatannya oleh masyarakat dan pelaku usaha. (*)

















