Terima Demo Buruh, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Bakal Panggil Kembali Pelni

Terima Demo Buruh Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Bakal Panggil Kembali Pihak Pelni RDP
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menerima langsung aspirasi Federasi Serikat Pekerja Maritim Makassar yang menggelar aksi demonstrasi di Gedung sementara DPRD Sulsel, Pettarani Makassar Kamis (27/8/2026).
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR—– Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menerima langsung aspirasi Federasi Serikat Pekerja Maritim Makassar yang menggelar aksi demonstrasi di Gedung sementara DPRD Sulsel, Pettarani Makassar Kamis (27/8/2026).

Dalam aksi tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan di lingkungan PT Pelni, khususnya menyangkut tenaga kerja bagasi.

Jenderal Lapangan Federasi Serikat Pekerja Maritim Makassar, Andi Indar, mengatakan pihaknya meminta adanya penyelesaian konkret terhadap persoalan yang selama ini dihadapi buruh di Pelni.

Bacaan Lainnya

“Kami meminta agar persoalan buruh di Pelni segera diselesaikan. Kami berharap ada kejelasan dan tindak lanjut terhadap aspirasi yang selama ini sudah kami sampaikan,” kata Andi Indar.

Ia juga meminta rekomendasi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya tidak berhenti sebatas rekomendasi, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyatakan DPRD siap kembali memfasilitasi RDP bersama pihak Pelni untuk mencari solusi dan mempertegas tindak lanjut rekomendasi sebelumnya.

“Kalau memang kita dibutuhkan, kita bikin lagi RDP-nya, kita pertegas lagi, kita buat satu kali lagi, kita panggil lagi pihak Pelni di sini dan menuntut bagaimana hasil rekomendasi yang sudah dilahirkan yang lalu,” katanya saat terima massa Demonstrasi.

Ia mengungkapkan, DPRD sebelumnya telah menggelar RDP dengan pihak Pelni saat masih berkantor di gedung lama. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari rekomendasi yang dihasilkan.

Menurutnya, Pelni merupakan instansi vertikal sehingga DPRD tidak memiliki kewenangan langsung untuk memaksa pelaksanaan rekomendasi tersebut.

“Begitu memang kalau instansi vertikal dengan kami, bukan mitra sejajar. Artinya rekomendasi yang kami buat tidak wajib mereka laksanakan karena tidak ada keterikatan secara langsung,” ujarnya.

Meski demikian, Andi Rachmatika Dewi menegaskan DPRD akan tetap mengawal aspirasi buruh. Pihak Pelni nantinya akan diminta menjelaskan sejauh mana rekomendasi sebelumnya telah ditindaklanjuti dan dikonsultasikan dengan Pelni di tingkat pusat.

“Apakah sudah dikonsultasikan dengan pihak Pelni yang ada di pusat untuk beberapa permintaan teman-teman dari buruh bagasi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel, H Mahmud, meminta para buruh dan masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dengan DPRD agar setiap persoalan dapat segera dicarikan jalan keluar.

“Kita dengan warga tentu kita harus menyatu, tetapi bukan cuma berkala saja datang. Setiap saat ada persoalan, tolong hubungi kami supaya tidak menjadi mengendap itu masalah,” ucapnya

Ia mengatakan, DPRD akan terus membuka ruang dialog dan memfasilitasi penyelesaian persoalan Pelni melalui RDP.

“Intinya harus kita selalu berkomunikasi, jangan putus komunikasi, karena sesungguhnya komunikasi itu sebenarnya walaupun tidak seperti ini, kita bisa mencarikan solusi,” pungkasnya.(*)

Pos terkait