Wali Santri Puji RHIS, Pendidikan Berkualitas dengan Biaya Terjangkau

Abdullah Zusuf
Arif, orang tua Abdullah Yusuf Azzah

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Biaya pendidikan yang terjangkau tidak mengurangi kualitas pembelajaran di Ranu Harapan Islamic School (RHIS). Hal itu diakui Arif, orang tua Abdullah Yusuf Azzah, santri kelas VIII SMP yang kini telah menghafal 5 juz Al-Qur’an.

Menurut Arif, salah satu alasan memilih RHIS adalah biaya pendidikannya yang relatif terjangkau dibandingkan sekolah Islam lainnya. Namun, di balik biaya tersebut, RHIS tetap mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas dengan menitikberatkan pada pembentukan adab, akhlak, dan kemampuan menghafal Al-Qur’an.

“Awalnya kami memilih RHIS karena biayanya terjangkau. Setelah anak belajar di sini, kami melihat kualitas pendidikannya sangat baik. RHIS tetap mengedepankan adab, akhlak, dan pendidikan yang bermutu,” ujarnya saat ditemui di sela-sela Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 2026 yang digelar RHIS di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Jumat (17/7/2026).

Bacaan Lainnya

Arif menilai salah satu keunggulan RHIS adalah program tahfidz yang menjadi bagian dari kegiatan belajar setiap hari. Selama 120 menit di awal pembelajaran, para santri difokuskan untuk menambah dan menjaga hafalan Al-Qur’an.

Menurutnya, program tersebut memberikan dampak nyata terhadap perkembangan putranya. Berkat pembinaan yang rutin dan terstruktur, Abdullah Yusuf Azzah kini berhasil menghafal lima juz Al-Qur’an di bangku kelas VIII SMP.

“Program tahfidz selama 120 menit setiap hari sangat bagus. Anak-anak benar-benar dibiasakan dekat dengan Al-Qur’an sehingga hafalannya terus bertambah,” katanya.

Arif berharap RHIS terus mempertahankan kualitas pendidikan yang selama ini menjadi keunggulannya. Ia juga berharap sekolah tetap mampu memberikan layanan pendidikan terbaik tanpa menghilangkan akses biaya yang terjangkau bagi masyarakat.

“Harapan kami, RHIS tetap menjaga kualitas belajar mengajar, pembinaan adab, dan program tahfidznya, meski biaya pendidikannya tetap terjangkau. Dengan begitu, semakin banyak anak yang bisa merasakan pendidikan Islam berkualitas,” pungkasnya. (*)

Pos terkait