RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Duta Palalo membuktikan usia bukan penghalang untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Santri Ranu Harapan Islamic School (RHIS) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu sukses menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an.
Atas pencapaian tersebut, Duta mengikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 2026 yang digelar RHIS di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Jumat (17/7/2026). Ia menjadi salah satu santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an secara mutqin, yakni hafalan yang kuat dan terjaga.
Orang tua Duta, Fadli, mengaku bangga atas capaian putranya. Menurutnya, keberhasilan menghafal 30 juz merupakan buah dari pembinaan intensif di RHIS serta kedisiplinan Duta dalam menjaga hafalan setiap hari.
“Alhamdulillah, Duta mampu menyelesaikan hafalan 30 juz dan tetap menjaga hafalannya dengan baik. Ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga,” ujar Fadli.
Ia menilai sistem pembelajaran, fasilitas, dan lingkungan RHIS sangat mendukung proses tahfidz. Suasana belajar yang kondusif membuat anak-anak lebih fokus menghafal dan melakukan murojaah secara rutin.
Meski demikian, Fadli berharap RHIS terus memperkuat program tahfidz dengan menghadirkan pengajar yang memiliki kompetensi khusus dalam bidang tahfidz dan ilmu tajwid.
“Ke depan kami berharap ada ustaz khusus yang lebih fokus membimbing tahfidz sekaligus memperdalam tajwid, sehingga kualitas hafalan santri semakin sempurna,” katanya.
Keberhasilan Duta Palalo menuntaskan hafalan 30 juz sejak usia sekolah dasar menjadi bukti bahwa pembinaan yang terarah, lingkungan belajar yang kondusif, dan dukungan keluarga mampu melahirkan generasi muda penghafal Al-Qur’an yang berkualitas.
Atas prestasinya tersebut, Pembina Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim memberikan hadiah umroh kepada Duta Palalo. Tidak hanya Duta, hadiah umroh tersebut diberikan juga kepada ibunya.
“Ini kesepatan saya bersama istri memberikan hadiah umroh kepada Duta Palalo karena sudah hafal 30 Juz. Didampingi oleh ibunya,” ujar Muhammad Ramli Rahim. (*)











