Pertamina Tambah Pasokan 392.910 Tabung LPG 3 Kg di Sulawesi

PERTAMINA PINGGIR
FOTO: IST//PASOKAN.PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 392.910 tabung di seluruh wilayah Sulawesi selama libur dan periode long weekend.

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 392.910 tabung di seluruh wilayah Sulawesi selama libur Kenaikan Yesus Kristus dan periode long weekend.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah potensi peningkatan konsumsi selama masa libur panjang.

Penambahan pasokan fakultatif tersebut tersebar di enam provinsi wilayah operasional Regional Sulawesi, dengan total tambahan mencapai sekitar 60,3 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.

Bacaan Lainnya

Rinciannya, Sulawesi Selatan mendapat tambahan 209.040 tabung atau 60,7 persen dari rerata harian, Sulawesi Tenggara 43.120 tabung atau 58,1 persen, Sulawesi Barat 22.440 tabung atau 60,6 persen, Sulawesi Tengah 38.207 tabung atau 60,5 persen, Gorontalo 24.663 tabung atau 61 persen, serta Sulawesi Utara sebanyak 55.440 tabung atau 60,3 persen.

Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi bersubsidi kepada masyarakat selama momentum libur nasional.

“Pertamina terus memonitor konsumsi LPG di seluruh wilayah Sulawesi dan melakukan penambahan pasokan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan agar distribusi tetap berjalan lancar selama masa libur,” ujarnya, kemarin.

Kata dia, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan agen dan pangkalan resmi agar penyaluran tambahan LPG 3 Kg dapat berjalan optimal dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain memastikan pasokan tetap aman, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi guna memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah,” terang dia.

Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan LPG subsidi di seluruh Sulawesi, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. (*)

Pos terkait