Vonny Ameliani Satukan Tiga Ketum, Sulsel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres KNPI

KNPI PINGGIR
FOTO: IST//PEMUDA BERSATU. Tiga Ketua Umum KNPI yakni Haris Pertama, Ali Hanafiah, dan Putri Khairunnisa kompak hadir dalam pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan periode 2026–2029 yang berlangsung di Hotel Gammara Makassar, Selasa (5/5/2026).

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Tiga Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yakni Haris Pertama, Ali Hanafiah, dan Putri Khairunnisa kompak hadir dalam pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan periode 2026–2029 yang berlangsung di Hotel Gammara Makassar, Selasa (5/5/2026).

Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani mengatakan, kehadiran mereka dalam satu forum menjadi simbol kuat upaya penyatuan KNPI yang selama ini terfragmentasi di tingkat pusat.

Vonny mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya intens membangun komunikasi dengan seluruh pihak agar dapat duduk bersama di Sulawesi Selatan. “Upaya tersebut disambut positif, hingga akhirnya ketiganya hadir dan bersama-sama melantik kepengurusan KNPI Sulsel,” kata Vonny.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, momentum ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendorong penyatuan KNPI secara nasional. Bahkan, Sulsel siap jika dipercaya menjadi pelaksana Kongres KNPI.

“Sulsel siap menjadi tuan rumah kongres bersama dan para ketum mau duduk bersama untuk mempersatukan pemuda-pemudi di Indonesia,” ujar Vonny.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama, menilai semangat persatuan yang ditunjukkan di Sulawesi Selatan menjadi gambaran arah organisasi ke depan. “Saya optimistis proses penyatuan akan mencapai puncaknya dalam kongres KNPI mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah dalam sambutannya saat pelantikan, menegaskan kehadiran tiga Ketua Umum KNPI dalam satu forum merupakan peristiwa langka sekaligus simbol kuat upaya penyatuan organisasi kepemudaan di Indonesia. “Hari ini adalah hari yang sangat berbahagia. Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan mampu menghadirkan tiga Ketua Umum. Ini momentum bersatunya KNPI di Indonesia,” ujarnya.

Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Ketua DPD KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Suardi, yang dinilai mampu merangkul berbagai pihak.“Ini luar biasa. Ketua DPD KNPI Sulsel mampu menyatukan kami semua. Ini sejarah,” tegasnya.

Ali menekankan bahwa kehadiran para Ketua Umum menunjukkan komitmen bersama untuk mengakhiri perpecahan di tubuh KNPI dan mendorong persatuan pemuda secara nasional.“Ini bukti bahwa kami legowo untuk menjaga penyatuan pemuda Indonesia. Tidak ada lagi pertengkaran yang tidak memberi manfaat,” katanya.

Ia juga berharap momentum dari Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh bagi daerah lain agar KNPI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dapat berjalan solid dan produktif. Lebih lanjut, Ali menegaskan komitmen KNPI di bawah kepemimpinannya untuk mendukung program pemerintah, khususnya agenda prioritas nasional.“Kami siap mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk pembangunan dari desa dan penguatan ketahanan pangan,” jelasnya.

Ia mendorong generasi muda untuk aktif mengambil peran dalam sektor strategis seperti pertanian dan ekonomi desa, termasuk menjadi bagian dari pengembangan koperasi dan program kementerian terkait.“Pemuda harus mulai dari desa, menjadi petani milenial, dan berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Ali juga menegaskan bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tidak perlu lagi ada dualisme kepemimpinan KNPI di Sulawesi Selatan.“Kehadiran kami di sini untuk menegaskan bahwa tidak ada lagi perpecahan. KNPI Sulsel satu,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Ali menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya penyatuan KNPI, bahkan jika hal tersebut membutuhkan langkah besar demi kepentingan bangsa.“Jika bangsa dan negara membutuhkan pemuda untuk bersatu, kami siap. Pengabdian kepada bangsa adalah yang utama,” pungkasnya.(*)

Pos terkait