RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR— Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan membuka peluang baru bagi industri pengelolaan kekayaan atau wealth management. Melihat potensi tersebut, Permata Bank mulai membidik Makassar sebagai salah satu pasar strategis di kawasan Indonesia Timur.
Optimisme itu mengemuka dalam ajang Wealth Wisdom 2026 yang digelar di Makassar, kemarin. Kegiatan bertema “Finding Balance, Building Resilience” tersebut mengajak masyarakat dan nasabah untuk melihat perubahan ekonomi sebagai peluang sekaligus membangun ketahanan finansial.
Direktur Consumer & Branch Banking Permata Bank, Eddie Sajoga, mengatakan Makassar memiliki posisi penting sebagai pusat perdagangan, jasa, kesehatan, dan keuangan di Indonesia Timur. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah, kebutuhan masyarakat dalam mengelola aset juga dinilai semakin berkembang.
“Makassar merupakan salah satu pusat ekonomi penting di Indonesia Timur. Sejalan dengan pertumbuhan ekonominya, kami melihat potensi Makassar sebagai salah satu pasar wealth management yang terus berkembang,” ujar Eddie.
Berdasarkan data BPS, ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan II 2026 tumbuh 5,59 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut membuka ruang bagi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perencanaan keuangan, perlindungan aset hingga keberlanjutan bisnis lintas generasi.
Dalam kegiatan tersebut, Permata Bank juga menghadirkan Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia Steven Satya Yudha dan investor saham Lo Kheng Hong untuk membahas peluang investasi di tengah perubahan ekonomi global.
Steven menilai perubahan ekonomi dan dinamika pasar yang cepat tidak selalu harus dipandang sebagai ancaman, melainkan dapat menjadi peluang bagi investor yang mampu membaca arah pasar.
Sementara Lo Kheng Hong mengingatkan pentingnya memahami fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. “Dalam berinvestasi, kita perlu memahami apa yang kita beli dan melihat kualitas bisnis serta kemampuan perusahaan untuk terus bertumbuh,” katanya.
Melalui Wealth Wisdom 2026, Permata Bank melihat Makassar tidak hanya sebagai pasar potensial untuk pertumbuhan aset, tetapi juga sebagai kawasan yang memiliki kebutuhan semakin besar terhadap pengelolaan kekayaan yang terencana bagi individu, keluarga, maupun pelaku usaha. (*)














