RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Steering Committee (SC) Musda ke XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menetapkan tema besar musda serta mematangkan persyaratan dan mekanisme penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.
Penetapan tersebut diputuskan dalam rapat yang dipimpin langsung Koordinator SC, Armin Mistamin Toputiri didampingi Sekretaris SC Nasruddin Upel, bersama seluruh pengurus, di Sekretariat Golkar Sulsel beserta SC yang telah di SK kan dalam kepanitiaan Musda Ke XI Partai Golkar di Jalan Ammanagappa, Makassar, Sabtu (11/4/2026).
Sekertaris SC Nasruddin Upel mengatakan bahwa rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel akan mengusung tema:“Sukses Konsolidasi Organisasi, Kaderisasi dan Regenerasi menuju Pemenangan Pemilu 2029”
Dalam kesempatan itu, SC memastikan akan segera membuka pendaftaran atau penjaringan bagi para bakal calon ketua. Seluruh mekanisme dan syarat calon akan mengacu sepenuhnya pada petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda yang telah ditetapkan.
Nasruddin Upel menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang terbuka. Hal ini memberikan kesempatan luas bagi siapa saja kader yang memiliki minat dan kualifikasi untuk maju memimpin partai berlambang beringin tersebut.
“Golkar adalah partai terbuka, termasuk bagi siapa saja kader yang berminat menjadi Ketua, silahkan mendaftar,” ujar sekretaris SC yang juga Sekretaris SOKSI Sulsel ini.
Salah satu syarat utama yang ditetapkan adalah dukungan minimal. Seorang bakal calon harus didukung oleh sekurang-kurangnya 30% dari total pemegang hak suara, yang dibuktikan melalui surat dukungan.
Dengan ditetapkannya tema dan syarat ini, proses menuju Musda XI diharapkan dapat berjalan lancar, demokratis, dan mampu melahirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa konsolidasi organisasi serta meraih kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.
Diketahui, sejauh ini Munafri Arifuddin menjadi calon terkuat memimpin Partai Golkar Sulsel. Itu jika melihat dukungan DPD II kepada Wali Kota Makassar tersebut. Appi–sapaan akrabnya mengklaim telah mengantongi rekomendasi 20 DPD II.
Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Nirwan mengatakan dukungan kepada Appi merupakan aspirasi murni kader di daerah. “Kami menyampaikan aspirasi daerah terkait dukungan 20 DPD II Golkar yang telah memberikan rekomendasi resmi kepada Pak Munafri Arifuddin,” ujarnya.
Adapun 20 DPD II yang dimaksud berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Makassar, Takalar, Bulukumba, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Jeneponto, Gowa, Sinjai, Maros, hingga Palopo. Selain itu, dukungan juga datang dari Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidrap, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, dan Luwu Utara.
Nirwan menegaskan dukungan tersebut tidak dilandasi tekanan dari pihak manapun, melainkan lahir dari keinginan bersama untuk memperkuat soliditas partai ke depan.”Ini murni aspirasi kader di daerah. Kami ingin melihat Golkar Sulsel lebih baik, lebih solid, dan kembali menjadi kekuatan politik utama,” tegasnya.
Ia juga membantah isu adanya perpecahan di internal Partai Golkar Sulsel menjelang Musda. Menurutnya, yang terjadi justru sebaliknya, yakni menguatnya semangat kebersamaan di antara kader.”Isu kesenjangan antar kader itu tidak benar. Yang ada justru soliditas dan semangat kebersamaan,” ujarnya.(*)












