OJK Edukasi Keuangan Personel Lanud Sultan Hasanuddin

OJK Edukasi Keuangan Personel Lanud Sultan Hasanuddin scaled
FOTO:IST//EDUKASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memberikan edukasi keuangan kepada sekitar 300 personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga dan anggota PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program edukasi.

Bersama Lanud Sultan Hasanuddin dan PT Pegadaian, OJK memberikan edukasi keuangan kepada sekitar 300 personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga dan anggota PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin.

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin, serta Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Lina Vincentius Endy Hadi Putra. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta perlindungan dari berbagai risiko keuangan di era digital.

Bacaan Lainnya

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan literasi keuangan merupakan fondasi penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak. Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan menuntut masyarakat tidak hanya memanfaatkan layanan keuangan digital, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan.

Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi personel TNI AU dan keluarga dalam mengelola keuangan secara sehat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan yang terus berkembang.

Dalam sesi edukasi, OJK memaparkan peran lembaga tersebut dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pelindungan konsumen. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan keuangan, seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, hingga praktik judi online yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial maupun sosial.

OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak membagikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa risiko. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan, mulai dari layanan gadai, pembiayaan, investasi emas hingga Tabungan Emas sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga.

Peserta juga aktif berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, pemilihan instrumen investasi yang aman, pemanfaatan layanan keuangan digital, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menjadi korban penipuan keuangan digital.

Melalui kolaborasi ini, OJK berharap budaya sadar keuangan semakin kuat di lingkungan TNI Angkatan Udara. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan diharapkan mampu mendorong personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga lebih cakap mengelola keuangan, memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan keluarga dan sistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait