Havid S Fasha Kembali Jadi Figur Terkuat Pimpin PKB Maros

Havid Kembali Jadi Figur Terkuat Pimpin PKB Maros
FOTO: IST//Havid S Fasha

RUANGAKSELERASI.ID, MAROS — Dinamika menuju kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros semakin menunjukkan arah yang jelas, dengan mengerucutnya nama-nama terbaik yang siap mengemban amanah besar.

Dari sejumlah kandidat yang sempat muncul, kini hanya tersisa tiga figur pilihan: Johansah Haruna, Wawan Mattaliu, dan sosok petahana yang penuh kharisma, Havid S Fasha. Ketiganya akan melangkah ke tahapan krusial Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK), sebuah proses seleksi yang menuntut kualitas kepemimpinan terbaik.

Namun, di antara nama-nama tersebut, Havid S Fasha tampil sebagai figur yang paling bersinar. Dengan pengalaman kepemimpinan yang telah teruji serta rekam jejak yang mengesankan, ia dinilai memiliki fondasi kuat untuk kembali menakhodai PKB Maros menuju kejayaan yang lebih tinggi.

Bacaan Lainnya

Sejumlah kandidat lain seperti Muliati, Muh. Yusuf, dan Ansar memilih untuk tidak melanjutkan proses, menjadikan kontestasi ini semakin eksklusif dan berfokus pada figur-figur unggulan.

Pelaksanaan UKK yang dimulai pada Kamis (23/4/2026) menghadirkan proses seleksi yang profesional dan berintegritas, dengan melibatkan akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup kapasitas kepemimpinan, capaian politik, hingga visi besar dalam membesarkan partai.

Havid S Fasha dengan penuh keyakinan menegaskan bahwa seluruh proses berjalan sesuai mekanisme partai yang menjunjung tinggi objektivitas. Ia juga menaruh kepercayaan penuh kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) dalam menentukan sosok terbaik.

“Semua hasil fit and proper test akan dibawa ke DPP. DPP yang menentukan siapa yang paling layak untuk ditetapkan,” ujarnya dengan penuh ketegasan.

Kiprah Havid sebagai pemimpin bukan sekadar retorika. Di bawah kepemimpinannya, PKB Maros berhasil bangkit dari kondisi tanpa kursi di DPRD menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan. Prestasi gemilang tercatat pada Pemilu 2019 dengan raihan empat kursi—sebuah lompatan luar biasa yang menjadi bukti nyata kepemimpinan visionernya.

“Ketika saya mulai, PKB belum memiliki kursi. Pada 2019, kita berhasil meraih empat kursi,” ungkapnya dengan penuh kebanggaan.

Meski pada periode berikutnya perolehan berada di angka tiga kursi, stabilitas basis massa tetap terjaga dengan kuat. Hal ini mencerminkan konsistensi dan kedalaman akar dukungan yang telah dibangun secara kokoh.

Tak hanya capaian elektoral, Havid juga dikenal sebagai figur pemersatu yang menekankan pentingnya soliditas internal. Baginya, membesarkan partai adalah perjuangan jangka panjang yang menuntut dedikasi tanpa henti.

“Sebagai pejuang partai, kita tidak boleh mundur. Kita harus terus melangkah maju,” tegasnya penuh semangat.

Ia juga mengedepankan semangat kebersamaan, memastikan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya tetap menjadi bagian dari kekuatan kolektif untuk memajukan PKB Maros.

Di tengah perjalanan tersebut, tantangan organisasi tetap dihadapi dengan optimisme, termasuk kebutuhan akan sekretariat definitif. Namun, hal ini tidak menyurutkan langkah dan semangat juang yang telah tertanam kuat.

Tahapan lanjutan UKK dijadwalkan berlangsung pada 29 April mendatang, dengan kemungkinan penyaringan kandidat menjadi lebih ketat. Sementara itu, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) akan digelar setelah seluruh proses seleksi rampung, menunggu keputusan resmi dari DPP.

Dengan rekam jejak gemilang, kepemimpinan yang terbukti, serta komitmen tanpa batas, Havid S Fasha terus menjadi simbol harapan dan kekuatan bagi masa depan PKB Maros yang lebih cemerlang.(*)

Pos terkait