Dedikasi Kembangkan Wakaf, Bupati Maros Berikan Penghargaan Kakankemenag Makassar

Dedikasi Kembangkan Wakaf Kakankemenag Makassar Raih Penghargaan Dari Pemkab Maros
Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H, memberikan apresiasi atas dedikasi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag., M.Ag., dalam pengembangan wakaf, khususnya wakaf uang dan wakaf melalui uang.

RUANGAKSELERASI.ID, MAROS — Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H, memberikan apresiasi atas dedikasi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag., M.Ag., dalam pengembangan wakaf, khususnya wakaf uang dan wakaf melalui uang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Chaidir Syam dalam rangkaian upacara bendera yang digelar di Lapangan Pallantikang, Kantor Bupati Maros, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian, partisipasi, serta kepemimpinan Dr. H. Muhammad selama menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros periode 2023–2025.

Ia dinilai berperan aktif dalam mengawal dan mendukung penuh program strategis wakaf hingga terwujudnya Maros sebagai “Kota Wakaf”, yang sebelumnya telah dicanangkan (kick off) oleh Menteri Agama RI.

Bacaan Lainnya

Selama masa jabatannya, berbagai upaya dilakukan untuk mendorong optimalisasi wakaf produktif, termasuk fasilitasi wakaf uang dan wakaf melalui uang di lingkungan Kementerian Agama, serta pembinaan kepada masyarakat dan lembaga terkait.

Kakankemenag Kota Makassar, H. Muhammad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan wakaf.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Wakaf memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Kami berharap semangat ini terus berlanjut, dan semoga Kota Makassar ke depan dapat segera menyusul menjadi Kota Wakaf seperti Maros,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Maros bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) menilai bahwa peran aktif dan kepemimpinan yang ditunjukkan telah memberikan dampak signifikan dalam penguatan ekosistem wakaf di daerah tersebut.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengembangkan potensi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Pos terkait