Aklamasi Pimpin PPP Makassar, Salman Target Peningkatan Elektabilitas Partai

Salman Aklamasi Pimpin PPP Makassar
FOTO: IST//AKLAMASI. Anggota DPRD Sulsel Salman Alfariz Karsa Sukardi terpilih aklamasi memimpin DPC PPP Makassar Periode 2026-2031 di Hotel Aswin, Sabtu (25/04/2026).

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar berjalan mulus. Salman Alfariz Karsa Sukardi terpilih aklamasi memimpin DPC PPP Makassar Periode 2026-2031 di Hotel Aswin, Sabtu (25/04/2026).

Sebanyak 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Makassar secara bulat memberikan rekomendasi kepada Salman. Padahal, sebelumnya nama petahana Muhammad Akbar Yusuf ikut mencuat. Terlebih, Akbar dinilai berhasil memimpin partai selama satu periode kepengurusan.

Pengurus PAC menilai Salman sebagai figur yang mampu menyatukan kekuatan internal partai, sekaligus membawa semangat baru dalam membesarkan PPP di Kota Makassar. Selain itu, rekam jejak Salman sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan menjadi salah satu pertimbangan utama.

Bacaan Lainnya

Salman sendiri mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh PAC. Dia menyebut dukungan tersebut sebagai amanah besar yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Alhamdulillah, 15 PAC merekomendasikan saya menjadi Ketua DPC PPP Kota Makassar. Ini bukti bahwa kader PPP menginginkan soliditas dan arah baru ke depan,” ujarnya.

Salman menegaskan bahwa kemenangan secara aklamasi bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan kuatnya keinginan kader untuk melihat PPP Makassar lebih berkembang dan kompetitif. Dalam waktu dekat, Salman segera melakukan konsolidasi lanjutan hingga ke tingkat ranting guna memperkuat struktur partai secara menyeluruh.

Menurutnya, penguatan organisasi harus dimulai dari bawah agar mesin partai dapat bekerja optimal, terutama dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Selain itu, ia juga menargetkan peningkatan elektabilitas PPP di Makassar melalui program-program yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk penguatan basis pemilih tradisional dan generasi muda.

Dukungan mutlak dari 15 PAC ini juga dinilai menjadi modal politik penting bagi Salman dalam mengonsolidasikan kekuatan internal tanpa adanya friksi berarti.
“Dengan kondisi internal yang solid, PPP Makassar diharapkan mampu tampil lebih percaya diri dalam kontestasi politik mendatang, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif,” ujar Salman.

Sebelumnya, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, Ilham Ari Fauzi, menegaskan Muscab serentak menjadi momentum strategis PPP untuk memperkuat basis di daerah dan konsolidasi internal partai. Agenda ini bertujuan merumuskan arah perjuangan politik, meningkatkan soliditas pengurus, dan memantapkan langkah menuju agenda politik 2029 mendatang.

Sebagai partai yang pernah di Senayan, sambung Ilham, PPP tentunya masih punya kekuatan besar di tingkat kabupaten dan kota. “Saat pembukaan (Muscab), kami tekankan bahwa kekuatan kita di daerah kabupaten/kota itu masih ada, dan itu yang harus dijaga di kepengurusan selanjutnya,” tegasnya.

Ilham menuturkan bahwa Muscab kali ini tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan. Sebaliknya, forum tersebut dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat basis kekuatan partai di daerah. Kekuatan PPP Sulsel, kata dia, tidak hanya diukur dari capaian nasional, tetapi juga dari soliditas struktur di tingkat daerah yang selama ini tetap terjaga.

“PPP Sulsel pernah memiliki kekuatan besar di tingkat nasional, dan hingga kini basis di kabupaten/kota masih kuat. Karena itu, kepengurusan ke depan harus mampu menjaga sekaligus memperkuat potensi tersebut,” terangnya. (*)

Pos terkait