- BTN memperluas ekosistem digital melalui layanan perbankan, tiket perjalanan, voucher belanja hingga balé Properti yang memudahkan masyarakat mencari hunian dan mengakses pembiayaan rumah.
- Pertumbuhan pengguna dan transaksi digital mulai berdampak pada bisnis perseroan, dengan pendanaan tabungan melalui ekosistem digital meningkat 30 persen dan pendapatan berbasis komisi naik 42 persen secara tahunan.
- Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menegaskan fokus perseroan tidak hanya meningkatkan jumlah pengguna, tetapi juga mengoptimalkan transaksi dan memperkuat kontribusi ekosistem digital terhadap pertumbuhan bisnis.
RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus menggenjot bisnis perbankan digital melalui aplikasi balé by BTN. Hingga September 2026, aplikasi tersebut telah mencatatkan 5,02 juta pengguna terdaftar dengan total 2,23 miliar transaksi.
Seiring itu, jumlah pengguna balé by BTN tumbuh 51% secara tahunan atau year-on-year (yoy). Sementara itu, volume transaksi meningkat 46% yoy, dengan nilai transaksi mencapai Rp 103,53 triliun atau naik 44% yoy. Aplikasi balé by BTN diluncurkan pada 6 Maret 2025.
Dalam waktu sekitar satu setengah tahun, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu bilang pihaknya mengembangkan aplikasi tersebut menjadi platform digital yang tak cuman melayani transaksi perbankan, tetapi juga kebutuhan nasabah lainnya.
Saat ini, balé by BTN memiliki lebih dari 764 fitur. Layanan yang tersedia mencakup transaksi perbankan, pembelian tiket pesawat, hotel, kereta api dan Whoosh, pulsa, paket data, hingga voucher belanja.
BTN juga mengembangkan layanan balé Properti untuk membantu masyarakat mencari hunian dan mengakses pembiayaan rumah. Nixon menyebut BTN bakal terus mengembangkan layanan digital tersebut agar memiliki pengalaman yang lebih personal dan berbeda dibandingkan aplikasi perbankan lainnya.
“Setelah basis pengguna tumbuh, tantangannya adalah bagaimana kami mengoptimalkan pengguna, transaksi, dan ekosistem sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi nasabah sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis BTN,” ujar Nixon dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).
Pertumbuhan pengguna dan transaksi balé by BTN juga mulai berkontribusi terhadap kinerja bisnis perseroan. Hingga September 2026, perolehan pendanaan tabungan melalui ekosistem digital BTN meningkat 30% yoy.
Adapun pendapatan berbasis komisi atau fee-based income naik 42% yoy. BTN juga memperluas kolaborasi dengan berbagai ekosistem, antara lain merchant, pendidikan, transportasi, kesehatan, pariwisata, dan properti. Strategi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi nasabah di luar kantor cabang.
Ke depan, BTN akan berfokus meningkatkan keterlibatan pengguna atau engagement agar pertumbuhan jumlah pengguna diikuti peningkatan transaksi dan kontribusi terhadap bisnis perseroan. Di sisi lain, BTN juga memperkuat keamanan layanan digital seiring meningkatnya aktivitas transaksi.
Menurut Nixon, pengembangan teknologi perlu dibarengi edukasi kepada nasabah untuk meningkatkan pemahaman mengenai keamanan bertransaksi digital. BTN berharap balé by BTN dapat menjadi pintu utama layanan digital perseroan, sekaligus memperkuat peran perbankan digital dalam mendorong pertumbuhan bisnis.(*)

















