RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR— Industri logistik dan distribusi energi terus membutuhkan armada yang andal untuk menjaga kelancaran rantai pasok nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, UD Trucks Indonesia, Astra UD Trucks, dan PT Trans Migasindo memperkuat kolaborasi melalui penandatanganan kontrak servis Maintenance Critical Parts (MCP) pada ajang GIIAS 2026.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas operasional sekaligus menekan biaya perawatan armada melalui layanan purna jual yang lebih terencana. Program MCP memungkinkan penggantian komponen kritis menggunakan suku cadang asli sesuai jadwal perawatan, sehingga risiko kerusakan mendadak dapat diminimalkan dan waktu operasional kendaraan (vehicle uptime) tetap terjaga.
Di tengah pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan yang terus meningkat, kebutuhan akan layanan purna jual berbasis standar pabrikan menjadi semakin penting.
President Director UD Trucks Indonesia, Johan Kleinsteuber, mengatakan program MCP merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan. “Tidak hanya melalui kendaraan yang andal, tetapi juga melalui dukungan layanan yang mampu meningkatkan produktivitas dan keberlangsungan bisnis,” terang dia dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Chief Executive Officer Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko, menilai layanan purna jual telah berkembang menjadi bagian dari kemitraan bisnis jangka panjang. “Kepastian perawatan armada memungkinkan pelanggan lebih fokus mengembangkan usaha, sementara Astra UD Trucks memastikan kendaraan tetap aman dan siap digunakan,” jelas dia.
Direktur Utama PT Trans Migasindo, Juan Tarigan, mengatakan bagi PT Trans Migasindo, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi menjaga kelancaran distribusi energi nasional. “Distribusi energi membutuhkan standar keselamatan dan keandalan yang tinggi, sehingga dukungan pemeliharaan berbasis standar pabrikan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat,” pungkas dia.
Prosesi penandatanganan kontrak servis MCP turut disaksikan Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan keandalan armada distribusi energi nasional.
Kolaborasi ini menandai tren meningkatnya investasi perusahaan transportasi pada layanan purna jual sebagai strategi meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan armada yang lebih andal dan biaya operasional yang lebih terkendali, kemitraan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing industri logistik sekaligus mendukung kelancaran distribusi energi di Indonesia. (*)












