AIA Isyaratkan Masih Ada Kepala Daerah di Sulsel yang akan Gabung ke Gerindra

AIA
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA)

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR– Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), mengisyaratkan masih akan ada kepala daerah yang bergabung untuk memperkuat Partai Gerindra di Sulawesi Selatan.

Sinyal tersebut disampaikan setelah lima bupati aktif resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra di daerah masing-masing.

Saat ditanya apakah langkah merekrut lima kepala daerah sebagai Ketua DPC merupakan kejutan sekaligus membuka peluang bergabungnya kepala daerah lain, AIA tidak menampik kemungkinan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tunggu saja tanggal mainnya. Insyaallah, kemungkinan besar masih ada,” kata AIA usai Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Gerindra Sulsel di Upper Hills Convention Hall, Makassar, Selasa (4/8/2026).

Lima kepala daerah yang dikukuhkan sebagai Ketua DPC Gerindra masing-masing yakni Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim sebagai Ketua DPC Gerindra Luwu Utara, Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga sebagai Ketua DPC Gerindra Enrekang, Bupati Wajo Andi Rosman sebagai Ketua DPC Gerindra Wajo, Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali sebagai Ketua DPC Gerindra Kepulauan Selayar, serta Bupati Sinjai Ratnawati Arif sebagai Ketua DPC Gerindra Sinjai.

Dalam Rakorda tersebut, Ketua Harian DPP Gerindra juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran partai di Sulawesi Selatan agar terus menjaga kekompakan dan soliditas kader.

Selain itu, seluruh pengurus diminta terus meningkatkan elektoral partai dengan meraih kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata.

“Instruksi Ketua Harian DPP adalah menjaga kekompakan dan soliditas kader serta terus meningkatkan elektoral partai dengan memberikan yang terbaik untuk rakyat,” ujar AIA.

Rakorda Gerindra Sulsel juga menghasilkan komitmen untuk mengawal seluruh program pembangunan strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Terkait pernyataannya yang siap mundur apabila gagal memenuhi target pada Pemilu 2029, AIA menegaskan bahwa komitmen tersebut bukan pernyataan baru.

“Itu pernyataan lama, bukan pernyataan baru. Sejak saya dilantik menjadi Ketua Gerindra Sulsel, saya sudah menyampaikan bahwa apabila tidak mampu membawa Gerindra meraih hasil yang lebih baik dibanding pencapaian sebelumnya, saya siap mundur,” katanya.

Menurut AIA, target tersebut berhasil dicapai pada Pemilu 2024 karena Gerindra Sulsel mencatat peningkatan perolehan suara dan kursi. Namun, ia menilai tantangan menuju Pemilu 2029 akan jauh lebih berat.

“Alhamdulillah target itu tercapai pada Pemilu 2024 karena ada peningkatan. Sekarang tantangannya lebih berat, dan komitmen itu tetap saya sampaikan sebagai motivasi bagi kami untuk mencapai target pada Pemilu 2029,” ujarnya.

AIA menjelaskan, tugas pertama lima bupati yang baru dikukuhkan sebagai Ketua DPC adalah memperkuat konsolidasi internal partai dengan membentuk kepengurusan hingga ke tingkat paling bawah.

“Tugasnya adalah konsolidasi internal partai, membentuk seluruh struktur kepengurusan di daerah masing-masing agar lebih masif sampai ke tingkat desa dan kelurahan, bahkan kalau perlu hingga tingkat TPS,” katanya.

Khusus di Kabupaten Enrekang, AIA berharap kehadiran Bupati Muhammad Yusuf Ritangnga sebagai Ketua DPC mampu mendongkrak kekuatan Gerindra setelah pada Pemilu 2024 partai tersebut belum berhasil memperoleh kursi DPRD.

“Dengan adanya Pak Yusuf Ritangnga sebagai Ketua DPC, kami berharap Gerindra Enrekang bisa lebih maksimal pencapaiannya. Bahkan, target kami adalah merebut kursi Ketua DPRD Enrekang,” ujarnya.

Untuk target Pemilu 2029, Gerindra Sulsel memasang target optimistis meraih 10 kursi DPR RI dari tiga daerah pemilihan di Sulawesi Selatan, masing-masing tiga kursi di Dapil Sulsel I, empat kursi di Dapil Sulsel II, dan tiga kursi di Dapil Sulsel III.

Sementara target minimal yang dipatok adalah delapan kursi DPR RI, dengan rincian dua kursi di Dapil Sulsel I, tiga kursi di Dapil Sulsel II, dan tiga kursi di Dapil Sulsel III.(***)

Pos terkait