RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Partai Gerakan Rakyat (PGR) resmi mengajukan pendaftaran sebagai partai politik kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI). Berkas pendaftaran diserahkan di Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Proses tersebut ditandai dengan diterimanya Tanda Terima Pendaftaran oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Rakyat setelah seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap. Sebelumnya, verifikasi administrasi telah dilakukan di 38 provinsi melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum di masing-masing daerah.
Ketua Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, Asri Tadda, menyampaikan optimismenya bahwa Partai Gerakan Rakyat akan segera memperoleh Surat Keputusan (SK) sebagai badan hukum partai politik dari Kementerian Hukum.
“Kita berharapnya seperti itu, dan kita optimistis karena proses itu sebenarnya sudah kita selesaikan di 38 provinsi se-Indonesia melalui e Kantor Wilayah Kementerian Hukum di masing-masing provinsi,” ujarnya.
Asri menjelaskan bahwa setiap pengurus daerah telah melalui proses verifikasi di kantor wilayah masing-masing, sehingga proses di tingkat pusat diyakini akan berjalan lebih lancar.
“Nah, seluruh jajaran warga Gerakan Rakyat optimistis menyambut mempersiapkan diri untuk menjadi badan hukum partai politik. Kami di Sulawesi Selatan juga demikian,” ucapnya.
Setelah memperoleh SK badan hukum, Gerakan Rakyat akan langsung melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperluas basis keanggotaan sebagai persiapan mengikuti Pemilu 2029. Salah satu tahapan penting yang akan dilakukan adalah mendaftarkan partai sebagai calon peserta pemilu pada awal 2027.
“Setelah mendapatkan SK nanti, tahap berikutnya adalah memang kita akan melakukan konsolidasi struktural, termasuk juga rekrutmen ya, rekrutmen anggota. Karena kita akan siap untuk mendaftarkan diri sebagai calon peserta pemilu di awal tahun 2027, gitu,” tuturnya.
Asri menilai Gerakan Rakyat memiliki modal besar untuk berkembang, terutama dengan adanya basis relawan yang telah terbentuk sejak Pilpres 2024.
“Jadi kalau sudah bicara konsolidasi struktural dan rekrutmen, tentu e dengan mempertimbangkan dan melihat basis relawan yang sudah tumbuh sejak e Pilpres 2024,” terangnya.
Ia pun optimistis Partai Gerakan Rakyat dapat memperoleh dukungan masyarakat Sulawesi Selatan dengan tetap mengusung semangat perubahan. “Kita juga sangat optimistis bisa mendapatkan tempat ya di warga Sulawesi Selatan yang pasti bahwa kita tetap konsisten dengan gagasan perubahan dan perbaikan bangsa, dan kita loyal terhadap figur e Bapak Anies Baswedan,” pungkasnya. (*)












