RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Wawan Mattaliu resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros. Usai menerima amanah tersebut, ia langsung memasang target kebangkitan PKB Maros pada Pemilu 2029 dengan mengupayakan keterwakilan partai di seluruh daerah pemilihan (dapil) DPRD Maros.
Wawan dilantik bersama 24 Ketua DPC PKB kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam pelantikan serentak yang dipimpin Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, di Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026).
DPP PKB mempercayakan kepemimpinan DPC PKB Maros kepada Wawan Mattaliu menggantikan Havid S. Pasha. Sementara itu, Havid mendapat amanah baru sebagai Ketua Dewan Syuro PKB Maros.“Iya, besok pelantikan. Bersamaan juga Ketua Dewan Syuro PKB Maros, Havid S. Pasha,” kata Wawan Kamis (23/7/2026).
Menurut Wawan, penunjukan Havid sebagai Ketua Dewan Syuro dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memanfaatkan pengalaman Havid yang telah lama membesarkan PKB di Kabupaten Maros.“Pertimbangannya pertama karena kesinambungan. Kedua, beliau adalah tokoh PKB di Maros, sehingga sangat memahami sejarah, dinamika, dan persoalan partai di Maros,” ujarnya.
Menghadapi Pemilu 2029, Wawan menargetkan PKB mampu mengisi seluruh enam dapil DPRD Maros.“Insya Allah, mudah-mudahan targetnya bisa mengisi semua dapil. Itu target kami ke depan,” katanya.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan kekuatan politik PKB Maros setelah mengalami penurunan perolehan kursi pada Pemilu Legislatif 2024. Pada Pemilu 2019, PKB berhasil meraih empat kursi DPRD Maros. Namun, pada Pemilu 2024 jumlah kursinya berkurang menjadi tiga.
Untuk mencapai target tersebut, Wawan menilai konsolidasi organisasi harus dilakukan sejak dini hingga ke tingkat akar rumput. Karena itu, pihaknya tengah menyusun kepengurusan baru dengan memadukan pengalaman kader lama dan semangat kader baru.“Sementara kita susun struktur kepengurusan. Kurang lebih 50 persen pengurus lama dan 50 persen wajah baru,” ujarnya.
Ia berharap komposisi tersebut mampu memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan energi baru dalam membesarkan PKB di Kabupaten Maros.
Meski demikian, Wawan belum mengungkapkan nama sekretaris maupun bendahara DPC PKB Maros. Menurutnya, nama-nama pengurus inti telah diajukan ke DPP PKB dan kini tinggal menunggu keputusan resmi dari pengurus pusat.
Selain memperkuat kader internal, Wawan juga membuka ruang bagi tokoh-tokoh eksternal yang memiliki visi sejalan untuk bergabung dan membesarkan PKB.
“Ada beberapa teman dari lintas partai yang punya ikhtiar bergabung. Alhamdulillah sudah ada yang mengonfirmasi kesediaannya menjadi pengurus,” katanya.
PKB Maros juga akan memberikan ruang lebih besar kepada kalangan muda sebagai bagian dari regenerasi partai.Wawan menegaskan, meski PKB lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), partainya tetap terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin berkontribusi.
“PKB adalah partai yang terbuka. Siapa pun yang memiliki semangat membangun partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat tentu kami sambut dengan baik,” pungkasnya.(*)












