17 Tahun LPEI, Perkuat Ekspor Hadapi Tekanan Global

17 Tahun LPEI Perkuat Ekspor Hadapi Tekanan Global scaled
FOTO: IST//EKSPOR. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terus memperkuat perannya sebagai policy bank pemerintah untuk mendorong ekspor nasional.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR— Memasuki usia 17 tahun, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terus memperkuat perannya sebagai policy bank pemerintah untuk mendorong ekspor nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

LPEI yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2009 menjalankan mandat melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi, jasa konsultasi hingga Penugasan Khusus Ekspor (PKE).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta LPEI kembali memperkuat dukungan terhadap sektor ekspor yang menghadapi tekanan global, seperti tekstil, alas kaki, baja dan furnitur. LPEI juga didorong menawarkan pembiayaan dengan bunga yang lebih terjangkau bagi pelaku usaha.

Bacaan Lainnya

Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Padmosukarso mengatakan penguatan tersebut menegaskan posisi LPEI sebagai lembaga yang tidak hanya berorientasi pada pembiayaan, tetapi juga dampak pembangunan dan keberlanjutan.

“Nilai yang kami bawa tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi dirumuskan melalui Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability,” ujarnya.

Hingga Juli 2026, program Coaching Program for New Exporters (CPNE) telah menghasilkan 1.983 eksportir baru, sementara Program Desa Devisa menjangkau 2.618 desa. Hingga Juni 2026, dampak sosial dan ekonomi fasilitas pembiayaan LPEI tercatat mencapai 3,49 kali dari setiap rupiah yang disalurkan.

Di tengah tantangan perdagangan global, LPEI menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan sekaligus memperluas dukungan bagi sektor strategis yang membutuhkan intervensi kebijakan.(*)

Pos terkait