SMARTFREN Perkuat Jaringan di 400 Kota

BISNIS PINGGIR
FOTO:IST//JARINGAN. Smartfren fokus pada peningkatan kualitas jaringan, perluasan cakupan layanan, serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR– SMARTFREN memperkuat transformasi bisnisnya melalui kampanye “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dengan fokus pada peningkatan kualitas jaringan, perluasan cakupan layanan, serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi induk perusahaan, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, untuk memperkuat kepemimpinan jaringan (network leadership) melalui integrasi infrastruktur serta pengembangan layanan 5G di sejumlah kota strategis.

Direktur dan Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses, mengatakan transformasi SMARTFREN tidak hanya bertujuan menghadirkan layanan internet yang lebih baik, tetapi juga membangun kedekatan dengan pelanggan melalui kualitas jaringan yang semakin andal.

Bacaan Lainnya

Dia menyebutkan, kebutuhan masyarakat terhadap internet cepat dan stabil terus meningkat, mulai dari aktivitas streaming, gaming, video call, media sosial hingga produktivitas digital.

“Untuk itu, perusahaan terus memperkuat jaringan 4G sekaligus mengembangkan layanan 5G Blanket untuk menghadirkan konektivitas yang lebih optimal.
Saat ini jaringan SMARTFREN telah menjangkau lebih dari 400 kota dan ribuan kecamatan di Indonesia,” pungkas dia.

Dia menjelaskan, penguatan jaringan dilakukan melalui peningkatan kapasitas dan kualitas layanan agar pelanggan dapat menikmati sinyal yang lebih luas, stabil, dan nyaman di berbagai wilayah.

Selain pengembangan infrastruktur, SMARTFREN juga menghadirkan inovasi layanan melalui fitur Rollover atau akumulasi kuota pada paket Unlimited dan Kuota Nonstop.

“Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas jaringan SMARTFREN yang kini semakin kompetitif di industri telekomunikasi nasional,” kunci dia. (*)

Pos terkait