PKS Sulsel Targetkan 30% Caleg Muda

PKS Sulsel Targetkan 30 Caleg Muda
FOTO: IST//PERSIAPKAN KADER. Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq menjaring talenta baru khususnya kalangan anak muda untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan mulai mempersiapkan kader untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Salah satu fokus yang dibidik yakni menjaring talenta baru, khususnya kalangan anak muda.

Ketua DPW PKS Sulsel Anwar Faruq mengatakan partainya masih memiliki waktu sekitar dua setengah tahun untuk mencari figur-figur potensial yang akan dipersiapkan sebagai bakal calon anggota legislatif.

“Kami di PKS mengundang ataupun sedang mencari talenta teman-teman kita orang hebat yang berminat untuk terjun dalam politik. PKS siap untuk melakukan pendidikan, memberikan pendidikan dan juga siap untuk mencalonkan mereka menjadi bakal calon anggota dewan,” ujarnya, Senin (7/9/2026),

Bacaan Lainnya

Menurut Anwar, proses penjaringan tidak sekadar bertujuan memenuhi daftar nama calon legislatif. PKS akan menilai sejumlah aspek, mulai dari kapasitas hingga popularitas calon.

“Nah, setelah itu kan ada mekanisme yang kita lihat ya dari segi kapasitas ya, popularitas ya, dan kemampuan daripada anggota dewan itu sendiri. Kan kita nggak mau memilih anggota dewan yang kaleng-kaleng,” jelasnya.

Ia menyebut proses pencarian figur potensial tersebut masih terus dilakukan. PKS, kata dia, telah menemukan sejumlah kandidat, namun tetap akan menyeleksi mereka untuk mendapatkan figur yang dinilai paling kompetitif. “Nah, masih ada waktu 2 setengah tahun untuk kita cari. 30% anak muda harus di bawah 30 tahun. Di bawah 30 tahun. Iya,” ujarnya.

Anwar mengakui PKS telah memiliki sejumlah kader muda yang potensial. Namun, proses seleksi masih berjalan untuk menentukan kandidat terbaik.
“Ada, kita sudah dapat, dapat beberapa ya. Cuma kan dari beberapa yang ada itu, kita juga terus mencari siapa yang paling bagus di antara mereka. Kan kita mau menang, bukan mau menulis nama saja gitu.”

Ia menjelaskan kriteria utama dalam penjaringan tersebut tetap berkaitan dengan kapasitas dan popularitas. Kedua aspek itu dinilai penting untuk memastikan calon yang diusung memiliki kemampuan sekaligus daya saing politik.

Selain mendorong keterlibatan generasi muda, Anwar juga membuka peluang lebih besar bagi perempuan muda untuk masuk dalam daftar kandidat PKS. “Lebih bagus kalau perempuan yang muda,” tutupnya.

Pos terkait