Kemenhaj Gelar Zikir dan Doa Bersama di Maros Sambut Puncak Ibadah Haji Armuzna

Kemenhaj Gelar Zikir dan Doa Bersama di Maros Sambut Puncak Ibadah Haji Armuzna
Menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar zikir dan doa bersama di Kabupaten Maros, Jumat (22/5/2026).

RUANGAKSELERASI.ID, MAROS – Menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar zikir dan doa bersama di Kabupaten Maros, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh seluruh kabupaten dan kota di Sulsel.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan kegiatan itu menjadi bentuk ikhtiar spiritual demi kelancaran proses Armuzna yang merupakan inti pelaksanaan ibadah haji.

Ia menyampaikan, proses pemberangkatan jemaah haji melalui Embarkasi Makassar sejauh ini berjalan aman dan lancar. Sesuai jadwal, pada 9 Dzulhijjah para jemaah akan diberangkatkan menuju Arafah untuk menjalani wukuf, kemudian melanjutkan mabit di Muzdalifah dan Mina. Panduan Kota & Daerah

Bacaan Lainnya

“Armuzna merupakan puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji. Karena itu kami memperkuat doa dan zikir bersama agar seluruh proses berjalan lancar dan jemaah dapat menunaikan ibadah dengan baik,” ujar Ikbal.

Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya rutin dilaksanakan menjelang keberangkatan jemaah. Namun tahun ini, pelaksanaannya kembali difokuskan menjelang fase Armuzna dengan melibatkan seluruh daerah di Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan zikir dan doa bersama dipusatkan di Maros atas inisiatif Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, kemudian disiarkan secara virtual melalui Zoom agar dapat diikuti seluruh wilayah di Sulsel.“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kemenag Maros yang menjadi tuan rumah kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros, Ahmad Ihyadin, mengaku bersyukur daerahnya dipercaya menjadi pusat pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap seluruh jemaah, khususnya asal Sulsel dan Maros, dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Ahmad juga memastikan kondisi jemaah haji asal Maros dalam keadaan baik berdasarkan laporan petugas kelompok terbang (kloter).

“Alhamdulillah, jemaah dalam kondisi sehat. Kami terus mengingatkan agar menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, dan memperbanyak doa menjelang Armuzna,” ujarnya.

Untuk jadwal kepulangan, jemaah haji Sulsel dijadwalkan mulai tiba di Embarkasi Makassar pada 1 Juni pukul 22.30 WITA. Sementara jemaah asal Maros dijadwalkan kembali pada 11 Juni melalui Kloter 14.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji, khususnya pelaksanaan Armuzna, dapat berjalan lancar mengingat wukuf di Arafah menjadi penentu sahnya ibadah haji.(*)

Pos terkait