Fauzi Andi Wawo Dorong Penguatan Kesiapsiagaan Bencana di Makassar

Fauzi Andi Wawo Dorong Penguatan Kesiapsiagaan Bencana di Makassar
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menghadiri Apel Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar di Anjungan MNEK CPI, Selasa (14/7/2026).
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR –Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menghadiri Apel Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar di Anjungan MNEK CPI, Selasa (14/7/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus membangun koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kota Makassar.

Kegiatan diikuti unsur pemerintah, TNI-Polri, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam penanggulangan bencana. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan strategi penanganan apabila terjadi bencana.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Fauzi Andi Wawo menjadi bentuk dukungan DPRD Sulsel terhadap penguatan sistem mitigasi dan penanggulangan bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan harus menjadi langkah preventif agar risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat dapat ditekan.

“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Dengan koordinasi yang baik, kita bisa meminimalkan risiko dan memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi,” ujar Fauzi Andi Wawo.

Ia menilai penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi. Pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, relawan, hingga masyarakat harus memiliki pemahaman dan peran yang jelas dalam menghadapi kondisi darurat.

Fauzi juga mendorong agar penguatan mitigasi dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui edukasi kepada masyarakat serta peningkatan kapasitas aparatur dan relawan kebencanaan.

Menurutnya, daerah yang memiliki kesiapan menghadapi bencana akan lebih mampu melindungi masyarakat dan mempercepat proses pemulihan ketika terjadi bencana.

“Kita ingin membangun daerah yang tangguh. Karena itu, sinergi seluruh pihak harus terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan perlindungan yang maksimal,” katanya.

Apel kesiapsiagaan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk tidak hanya bertindak ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan mitigasi sejak dini.(*)

Pos terkait