Appi: Dua Kali Didukung PPP Saya Kalah, Saat Tak Didukung Justru Menang

Appi PPP
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi saat menghadiri pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (20/6/2026).

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi, mengaku memiliki “utang politik” kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pengakuan itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan yang dipimpin Ilham Ari Fauzi Amir Uskara dan dihadiri Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, Sabtu (20/6).

Dalam sambutannya, Appi mengenang perjalanan politiknya yang penuh dinamika. Ia menyebut PPP telah dua kali memberikan dukungan dalam kontestasi politik yang diikutinya. Namun, kedua dukungan tersebut belum membuahkan kemenangan.

Bacaan Lainnya

“Saya ingin memulai sambutan ini dengan satu kata, saya berutang dengan PPP, Ketua. Utang ini terjadi karena dua kali saya ikut kontestasi, dua kali didukung oleh PPP dan dua-duanya kalah,” ujar Appi yang disambut tawa para kader dan pengurus PPP.

Appi kemudian mengungkapkan fakta menarik dalam perjalanan politiknya. Ia justru berhasil memenangkan Pilkada Makassar 2024 ketika tidak lagi memperoleh dukungan dari PPP.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan dirinya menyebut memiliki “utang politik” kepada partai berlambang Ka’bah tersebut.

Karena itu, ia berharap dapat membangun kerja sama yang lebih kuat dengan PPP pada kontestasi politik mendatang.

“Setelah tidak didukung, saya menang, Ketua. Inilah yang menjadi utang saya. Jadi izinkan saya pada pemilu yang akan datang bisa menggunakan PPP untuk menang secara bersama-sama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Appi juga mengulas salah satu momen paling berat dalam perjalanan politiknya, yakni kekalahan dari kotak kosong pada Pilkada Makassar 2018.

Menurutnya, kekalahan tersebut bukan hanya soal hasil pemilihan, tetapi juga meninggalkan beban psikologis yang cukup besar.

“Lawannya kotak kosong dan kalah. Sebenarnya bukan masalah kalahnya, masalah malunya yang tidak bisa hilang. Satu-satunya di Indonesia, kalah oleh kotak kosong. Tujuh bulan saya tidak keluar rumah gara-gara malu,” ungkapnya.

Meski demikian, pengalaman tersebut justru membentuk mental dan semangat juangnya. Setelah beberapa kali mengikuti kontestasi politik, Appi akhirnya berhasil meraih kemenangan pada Pilkada Makassar 2024.

“Tiga kali dalam enam tahun mengikuti kontestasi. Biasanya tiga kali orang 15 tahun, saya enam tahun. Hampir bangkrut saya, Ketua, gara-gara itu,” tuturnya.

Dalam pidatonya, Appi juga menegaskan hubungan baik yang selama ini terjalin dengan PPP. Ia bahkan menyebut telah membangun “akad kebersamaan” dengan partai tersebut.

“Kalau dibilang akan berseberangan agak susah karena kita sudah bangun akad kebersamaan hari ini,” ujarnya.

Appi turut menyampaikan apresiasi kepada Fraksi PPP DPRD Kota Makassar yang selama ini mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Makassar.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan PPP telah memberikan kontribusi positif terhadap berbagai program pembangunan yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Di akhir sambutannya, Appi mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPW PPP Sulawesi Selatan yang baru dilantik.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan PPP semakin kuat untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap kerja sama dengan seluruh kader PPP dan Fraksi PPP bisa lebih baik lagi ke depan untuk membawa Makassar menjadi kota yang jauh lebih baik,” pungkasnya.(**)

Pos terkait