RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR –Kegiatan reses di Kecamatan Tallo menjadi momentum bagi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, untuk mendengar langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, isu pendidikan menjadi salah satu perhatian utama. Fauzi menegaskan bahwa setiap anak harus mendapatkan hak untuk mengenyam pendidikan dan tidak boleh kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan kondisi keluarga.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, perhatian terhadap anak-anak dari keluarga binaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan dan meraih cita-cita.
“Tidak boleh ada anak dari keluarga binaan yang terpaksa putus sekolah. Pendidikan harus menjadi prioritas karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Fauzi.
Ia menilai persoalan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama. Pendampingan keluarga, dukungan lingkungan, serta perhatian terhadap kebutuhan anak menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya putus sekolah.
Fauzi juga menegaskan komitmennya untuk terus menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses dan memperjuangkan kebutuhan warga melalui fungsi legislatif yang dimilikinya.
Baginya, reses bukan sekadar agenda pertemuan dengan konstituen, tetapi menjadi ruang untuk mengetahui persoalan secara langsung sekaligus mencari langkah nyata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap perhatian terhadap pendidikan dapat terus diperkuat sehingga seluruh anak, khususnya dari keluarga yang membutuhkan pendampingan, memiliki akses pendidikan yang layak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.
“Setiap anak harus punya kesempatan untuk terus belajar. Tugas kita bersama memastikan tidak ada yang tertinggal hanya karena kondisi ekonomi keluarganya,” pungkas Fauzi.














