PAN Sulsel Bidik Pilgub dan Ketua DPRD

PAN Sulsel Bidik Dua Target Besar
FOTO: IST/DUA TARGET. Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi foto bersama pengrusu PAN di sela-sela rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab), Rakerda, serta pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan relawan di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik 2029.

Konsolidasi tersebut ditandai dengan rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab), Rakerda, serta pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan relawan di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (9/8/2026) itu menjadi momentum bagi PAN Sulsel untuk mengevaluasi struktur organisasi sekaligus mematangkan strategi politik menghadapi Pemilu 2029.

Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi, menegaskan penataan dan pembenahan struktur partai hingga tingkat kecamatan menjadi salah satu prioritas utama.
Kahfi hadir langsung dalam sejumlah agenda konsolidasi dan pelantikan pengurus, di antaranya di Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Gowa, Makassar, Enrekang, Pinrang, dan Sidrap.

Bacaan Lainnya

Menurut Kahfi, konsolidasi di tingkat cabang tidak hanya berkaitan dengan pergantian atau penguatan kepengurusan. Muscab juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah kerja partai ke depan.”Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan kepengurusan ke depan,” ujar Ashabul Kahfi.

Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menilai dinamika politik yang terus berkembang mengharuskan PAN memiliki struktur yang solid dan mampu beradaptasi. Kerja politik di tingkat akar rumput juga dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi mendatang.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPW PAN Sulsel, Jabal Nur, mengatakan rangkaian konsolidasi tersebut tidak terlepas dari target politik jangka panjang PAN di Sulawesi Selatan. PAN, kata Jabal, membidik sejumlah posisi strategis dalam kontestasi politik mendatang, termasuk memenangkan Pilgub Sulsel dan merebut kursi Ketua DPRD Sulsel.

Untuk Pilgub Sulsel, PAN mulai menyebut sejumlah figur yang dinilai potensial untuk ditawarkan kepada masyarakat. Salah satunya adalah Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu.

Jabal menyebut Pasha sebagai salah satu figur utama yang dipertimbangkan PAN. Menurutnya, Pasha memiliki latar belakang sebagai tokoh nasional berdarah Bugis-Makassar serta pengalaman di birokrasi dan legislatif DPR RI.

“Mas Pasha Ungu ini tokoh nasional keturunan Bugis-Makassar yang sudah kenyang dinamika di birokrasi dan DPR-RI. Beliau sangat layak kita jual ke publik sebagai figur calon gubernur dari PAN,” kata Jabal Nur melalui keterangannya yang diterima, Senin (10/8/2026).

Di tengah persaingan antarpartai politik di Sulsel, Jabal menilai dinamika tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi. PAN Sulsel juga menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut sekaligus diarahkan untuk memastikan program-program pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat dapat terus dikawal. Jabal mengatakan PAN berharap kepemimpinan Prabowo dapat berlanjut hingga dua periode. Harapan tersebut, kata dia, juga disampaikan kepada masyarakat Sulsel untuk mendapat dukungan.

“Kami berharap Pak Prabowo bisa lanjut dua periode, dan ini juga kami sampaikan ke masyarakat agar rakyat Sulsel memberi restu. Sebagai politisi PAN, kami akan mengawal seluruh program Pak Prabowo yang pro-rakyat, termasuk di bidang peternakan yang sangat bersentuhan langsung dengan perekonomian masyarakat,” tutupnya. (*)

Pos terkait