RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas dukungan terhadap kegiatan kepemudaan serta pembangunan sarana olahraga hingga tingkat lingkungan.
Menurut Legislator PKS tersebut, pemerintah perlu hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui penyediaan ruang yang dapat dimanfaatkan pemuda untuk beraktivitas, berolahraga, dan mengembangkan kegiatan positif.
Ia menilai dukungan tersebut penting agar potensi pemuda di tingkat lingkungan dapat berkembang sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas yang produktif.
“Ada usulan pemberdayaan pemuda, kegiatan pemuda di lingkungan bapak, wilayah di lokasi mungkin jadi sarana olahraga yang difasilitasi Pemkot Makassar untuk di daerah bapak ibu. Ini sesuatu yang bermanfaat,” kata Azwar, saat ditemui di Hotel Maxone, Minggu (9/8/2026).
Azwar mengatakan, keberadaan fasilitas olahraga di lingkungan permukiman dapat menjadi salah satu bentuk konkret dukungan pemerintah terhadap pemberdayaan pemuda. Selain menjadi tempat berolahraga, fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang interaksi dan kegiatan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Fasilitas tersebut juga dapat menjadi ruang berkegiatan yang mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, menjalani aktivitas yang produktif,” jelasnya.
Menanggapi dorongan tersebut, Kasubag Perencanaan Dispora Makassar, Muskarnain Yunus, memaparkan perkembangan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut pembangunan fasilitas olahraga menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2023, tercatat sekitar 33 sarana dan prasarana olahraga telah dibangun. Sementara pada 2026, jumlah pembangunan fasilitas tersebut disebut telah mendekati 100 fasilitas.
Menurut Muskar, peningkatan kebutuhan terhadap sarana olahraga tidak terlepas dari berkembangnya berbagai aktivitas olahraga yang semakin diminati masyarakat. Salah satunya olahraga lari yang dalam beberapa tahun terakhir semakin populer, tidak hanya di Kota Makassar, tetapi juga di sejumlah daerah lainnya.
“Tiga tahun terakhir kegiatan lari bukan cuma di Makassar, di luar Makassar juga. Jadi tuntutan yang digemari, sehingga baru-baru ini anggaran cukup besar kita di Dispora dituntut pelayanan seperti ini berjalan baik,” katanya.
Peningkatan minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga tersebut, kata Muskar, menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam memperkuat penyediaan fasilitas olahraga agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. (*)









