RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan yang diketuai Vonny Ameliani bersama pengurus menjadi momentum penting dalam konsolidasi pemuda daerah.
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran pemuda sebagai mitra pemerintah sekaligus motor penggerak pembangunan di era digital.
Ketua Panitia Pelaksana, Aprianto Sesar Sain, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan kali ini memiliki nilai historis karena dihadiri oleh dua Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI.
“Ini adalah momen bersejarah bagi KNPI Sulawesi Selatan. Dua Ketua Umum DPP KNPI hadir langsung. Sebenarnya ada tiga, namun satu di antaranya terkendala teknis dan dijadwalkan akan bersilaturahmi pada agenda selanjutnya,” ujarnya.
Adapun dua Ketua Umum DPP KNPI yang hadir yakni Ali Hanafiah
bersama Sekretaris Jenderal Guntur Setiawan, serta Ayunda Putri Hairunnisa bersama Sekretaris Jenderal Faisal Hamka.
Menurut Aprianto, pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi pemuda Sulawesi Selatan untuk memperkuat komitmen pengabdian, sekaligus menjadikan KNPI sebagai laboratorium kepemimpinan dan mitra strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia juga menegaskan bahwa pemuda merupakan aset penting bagi daerah, yang memiliki peran besar dalam mendorong transformasi menuju era digital modern.
Pelaksanaan pelantikan ini sendiri mengalami percepatan dari rencana awal. Semula dijadwalkan berlangsung setelah Idul Adha 2026, namun atas dorongan dan aspirasi dari berbagai pihak, kegiatan ini akhirnya dipersiapkan dalam waktu sekitar sepuluh hari.
“Banyak teman-teman menyampaikan bahwa ada rindu yang harus dibayar dan perjuangan yang harus segera dimulai. Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan, pelantikan ini dapat terlaksana hari ini,” tambahnya.
Partisipasi organisasi kepemudaan dalam kegiatan ini terbilang tinggi. Dari total 59 OKP peserta penuh hasil Rapimpurda dan 6 peserta peninjau, sebanyak 54 pemuda turut hadir.
Selain itu, dari 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II KNPI se-Sulawesi Selatan, sebanyak 21 ketua DPD II juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Aprianto menutup sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara, sekaligus memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal persatuan dan gerakan bersama pemuda Sulawesi Selatan dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(*)












