RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Partai Gerindra Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi kontestasi mendatang. Para kader didorong mempersiapkan diri sejak dini, terutama mereka yang berambisi meningkatkan jenjang politik hingga menembus DPR RI.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin, menegaskan persiapan politik tidak boleh dilakukan secara mendadak. Menurutnya, kader yang ingin “naik kelas” harus mulai membangun kesiapan jauh sebelum kontestasi berlangsung.
“Namanya politik, tentu sedini mungkin dipersiapkan. Apalagi yang mau naik kelas, wajib untuk mempersiapkan diri lebih awal, lebih dini,” kata Darmawangsyah.
Wakil Bupati Gowa tersebut mengingatkan kader agar tidak terlena dengan posisi politik Gerindra yang saat ini semakin kuat. Kemenangan di tingkat eksekutif, kata dia, justru harus menjadi momentum untuk meningkatkan kerja politik dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Darmawangsyah menegaskan, keberhasilan Gerindra memenangkan posisi eksekutif bukan berarti perjuangan politik telah selesai. Sebaliknya, posisi strategis tersebut menjadi tantangan bagi seluruh kader untuk membuktikan kualitas dan kinerja mereka di tengah masyarakat.
“Jangan mentang-mentang kita sudah menang di eksekutif, kita punya presiden, tetapi mereka berpikir bahwa ini sudah selesai. Tidak,” tegasnya.
Menurut Darmawangsyah, semakin besar posisi Gerindra dalam pemerintahan, semakin besar pula tanggung jawab kader untuk menunjukkan kerja nyata. Hal itu penting agar masyarakat semakin yakin terhadap kader-kader yang nantinya maju dalam kontestasi politik.
“Semakin kita sebagai partai yang sekarang mempunyai pimpinan tertinggi di negara, semakin kita harus memperlihatkan ke masyarakat dan meyakinkan masyarakat bahwa mereka tidak akan salah pilih pada saat mereka mencalonkan diri,” ujarnya.
Sejumlah Kader Bidik Senayan
Gerindra Sulsel juga membuka peluang bagi kader yang ingin meningkatkan jenjang politik, termasuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu mendatang.
Darmawangsyah menyebut sejumlah kader telah menyatakan keinginan untuk bertarung memperebutkan kursi di Senayan. Mereka antara lain anggota DPRD Sulsel Indah Kurniawati, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, Unira, Vonny Ameliani, serta Adel Tauphan.
Menurutnya, Gerindra tidak membatasi kader yang ingin mengembangkan karier politik. Baik kader yang saat ini berada di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan partai.
“Semua kader yang mau ke DPR RI, yang mau dari kabupaten, kota, mau ke provinsi, kami persilakan semua. Kami akan dorong,” tandas Darmawangsyah.
Dorongan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Gerindra Sulsel mulai melakukan kaderisasi dan pemetaan politik lebih awal. Para kader yang ingin naik jenjang kini dituntut tidak hanya mengandalkan mesin partai, tetapi juga membangun rekam jejak, kerja nyata, serta kepercayaan publik sejak jauh-jauh hari.(*)














