Dari Ketua OSIS ke Bilik Suara, KPU Sulsel Cetak Pemilih Baru

KPU Sulsel Siapkan Agen Demokrasi di 528 Sekolah
FOTO: IST //AUDIENS. Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, Senin (31/8/2026), di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggandeng Dinas Pendidikan Sulsel untuk memperkuat pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak Tahun 2026 di 528 SMA/SMK se-Sulawesi Selatan.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi jajaran KPU Sulsel dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, Senin (31/8/2026), di Kantor Dinas Pendidikan Sulsel.

Anggota KPU Sulsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Hasruddin Husain, mengatakan Pilketos serentak menjadi bagian dari program pendidikan pemilih berkelanjutan yang dilakukan KPU, khususnya pada masa pascapemilu.

Bacaan Lainnya

“Kehadiran kami dalam hal melaksanakan pendidikan pemilih berkelanjutan di masa post election, tentunya dengan berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pemilihan Ketua OSIS Serentak Tahun 2026,” ujar Hasruddin.

Menurutnya, pengalaman sukses pelaksanaan Pilketos Serentak 2025 menjadi modal penting untuk memperluas pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah.

KPU Sulsel berharap proses pemilihan ketua OSIS tidak sekadar menjadi agenda rutin sekolah, tetapi menjadi ruang praktik demokrasi bagi siswa. Mulai dari mengenal proses pemilihan, menentukan pilihan, hingga memahami pentingnya partisipasi dan tanggung jawab sebagai warga negara.

“Mengingat suksesnya pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS Serentak Tahun 2025, kami berharap kolaborasi ini menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi siswa-siswi SMA/SMK di Sulawesi Selatan hingga ke depan dapat menjadi agen demokrasi yang mampu memberikan edukasi tentang demokrasi dan kepemiluan di lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menyambut positif kelanjutan kerja sama tersebut. Ia menilai pendidikan pemilih sejak bangku sekolah penting untuk membentuk pemilih pemula yang cerdas dan memiliki kesadaran demokrasi.

“Pendidikan pemilih berkelanjutan melalui Pemilihan Ketua OSIS Serentak ini merupakan kegiatan yang dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada siswa-siswi SMA/SMK, dan juga sebagai upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih bagi pemilih pemula hingga dapat menciptakan pemilih yang cerdas,” ungkapnya.

Iqbal juga meminta KPU Sulsel bersama 24 KPU kabupaten/kota memberikan pendampingan langsung kepada sekolah-sekolah yang akan melaksanakan Pilketos Serentak 2026. Sebanyak 528 SMA/SMK se-Sulawesi Selatan dijadwalkan mengikuti Pilketos Serentak pada 30 September 2026.

“Kami meminta KPU Sulsel bersama 24 KPU Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan untuk dapat melakukan pendampingan di 528 SMA/SMK dalam pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS Serentak Tahun 2026,” ujarnya.

Kepala Bagian SDM, Partisipasi dan Humas KPU Sulsel, Sutami, berharap pelaksanaan Pilketos Serentak 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.

Program tersebut sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan pemilih pemula yang tidak hanya datang ke tempat pemungutan suara, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta pentingnya menentukan pilihan secara cerdas dan bertanggung jawab.(*)

Pos terkait