Bank Indonesia Gelontorkan Insentif Likuiditas Rp424,7 T

BANK INDONESIA PINGGIR
FOTO: IST //Perry Warjiyo

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Bank Indonesia terus menempuh kebijakan makroprudensial longgar melalui optimalisasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong peningkatan kredit dan pembiayaan perbankan ke sektor-sektor prioritas.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan hingga minggu pertama Mei 2026, insentif KLM yang telah diperoleh perbankan mencapai Rp424,7 triliun.

“Insentif KLM yang diperoleh bank tercatat sebesar Rp424,7 triliun, terdiri atas lending channel sebesar Rp361,0 triliun dan interest rate channel sebesar Rp63,7 triliun,” urai Perry dalam keterangan resminya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Perry menjelaskan, berdasarkan kelompok bank, insentif terbesar disalurkan kepada bank BUMN dengan nilai Rp214,2 triliun.

Selanjutnya kepada bank umum swasta nasional (BUSN) sebesar Rp171,1 triliun, bank pembangunan daerah (BPD) Rp30,6 triliun, serta kantor cabang bank asing (KCBA) sebesar Rp8,2 triliun.

Menurut Perry, kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan, agar penyaluran kredit tetap tumbuh dan mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Secara sektoral, penyaluran KLM difokuskan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain sektor pertanian, industri dan hilirisasi, sektor jasa termasuk ekonomi kreatif, sektor konstruksi, real estate dan perumahan, hingga sektor UMKM, koperasi, inklusi, dan pembiayaan berkelanjutan.

Perry menegaskan, Bank Indonesia akan terus memperkuat implementasi KLM ke depan. Penguatan dilakukan melalui pemberian insentif bagi bank yang meningkatkan pembiayaan dan pendanaan, termasuk non-kredit dan non-dana pihak ketiga (DPK).

Selain itu, BI juga akan memberikan insentif kepada bank yang menetapkan suku bunga kredit atau pembiayaan sejalan dengan arah kebijakan Bank Indonesia.

“KLM akan terus diperkuat untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor prioritas dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” pungkas Perry. (*)

Pos terkait