Asman Pastikan NasDem Enrekang Tetap Solid

Asman Pastikan NasDem Enrekang Tetap Solid
FOTO: IST //TETAP SOLID. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Enrekang, Asman menegaskan Partai NasDem di daerahnya tetap solid meski Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangnga hengkang ke Partai Gerindra.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Enrekang, Asman, merespons bergabungnya Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangnga ke Partai Gerindra.

Ia menegaskan, perpindahan tersebut tidak memengaruhi aktivitas dan konsolidasi Partai NasDem di Kabupaten Enrekang. Yusuf Ritangnga yang sebelumnya merupakan kader Partai NasDem kini bergabung dengan Partai Gerindra.

Ia juga dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Enrekang berdasarkan keputusan DPP Partai Gerindra. Surat keputusan (SK) tersebut diterima langsung Yusuf Ritangnga dari Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dalam Rakorda DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Asman mengatakan, pihaknya telah mengetahui rencana perpindahan tersebut dan menghormati keputusan politik Yusuf Ritangnga. “Kita sudah mengetahui bahwa akan ada peningkatan, dan tentu hal tersebut sangat kita hormati,” kata Asman saat ditemui di Makassar, Senin (10/8).

Menurut Anggota DPRD Sulsel ini, posisi Yusuf Ritangnga sebagai bupati tentu memiliki pengaruh secara politik. Namun, sejauh ini, perpindahan tersebut belum berdampak terhadap struktur internal Partai NasDem Enrekang.

“Namanya juga bupati, tentu ada pengaruh secara politik. Namun, untuk kondisi saat ini, kami melihat hal tersebut belum memengaruhi struktur partai. Apalagi, beliau memang sudah tidak masuk dalam struktur kepengurusan DPD yang ada saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas dan konsolidasi Partai NasDem di Enrekang tetap berjalan seperti biasa. Terkait kemungkinan dampak perpindahan Yusuf Ritangnga terhadap Pilkada mendatang, Asman menyebut pihaknya belum dapat memprediksinya.

Menurut dia, tahapan Pemilu maupun Pilkada belum dimulai sehingga terlalu dini untuk membicarakan dampak politiknya. “Untuk saat ini belum bisa kita berbicara mengenai dampaknya, karena tahapan Pemilu maupun Pilkada juga belum berjalan. Jadi, kita belum bisa memprediksi apakah nantinya akan ada dampak atau tidak. Kita lihat saja nanti ketika tahapan sudah dimulai,” katanya.

Mantan Wakil Bupati Enrekang ini menegaskan, Partai NasDem tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh perpindahan tersebut. Ia mengatakan, NasDem di Enrekang telah melalui proses panjang sejak awal berdiri hingga berkembang menjadi salah satu kekuatan politik di daerah tersebut.

“Intinya, NasDem tetap berjalan seperti biasa dan tidak terpengaruh. Kalau kita melihat perjalanan NasDem sejak awal saya bergabung, partai ini dibangun dari awal, dari nol, hingga kemudian berkembang dan menjadi besar seperti sekarang,” tuturnya.

Ia menyebut, Partai NasDem pertama kali mengikuti Pemilu pada 2014 dan berhasil memperoleh tiga kursi. Perolehan tersebut kemudian meningkat menjadi lima kursi pada Pemilu 2019 dan kembali bertambah menjadi sembilan kursi pada Pemilu 2024.

Sementara terkait kemungkinan Partai NasDem mengusung kader sendiri pada Pilkada mendatang, Asman mengatakan hal tersebut belum dapat dipastikan.
Menurutnya, masih terdapat waktu yang cukup panjang dan regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan Pilkada juga belum jelas.

“Untuk saat ini belum bisa kita pastikan. Masih cukup panjang waktunya dan kita juga belum bisa membicarakan sesuatu yang belum memiliki bentuk yang jelas. Regulasi yang menjadi dasar pelaksanaannya saja belum jelas,” ujarnya.

Asman mengatakan, pihaknya akan mengikuti proses dan keputusan partai apabila nantinya terdapat kader yang diperintahkan untuk maju dalam kontestasi politik.
“Kita jalani saja prosesnya. Kalau memang nantinya ada kader yang akan maju dan mendapat perintah dari partai, tentu kita akan mengikuti keputusan tersebut,” katanya.

Untuk saat ini, Asman menyebut fokusnya adalah menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Ia mengatakan, dirinya belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai Pilkada karena belum ada arahan dari partai.

“Untuk saat ini, konsentrasi saya adalah menjalankan amanat sebagai anggota DPR Provinsi. Tugas ini yang harus kita tuntaskan terlebih dahulu. Kita belum bisa berbicara terlalu jauh karena memang belum ada perintah dari partai,” jelasnya.

Ia menambahkan, arahan Partai NasDem saat ini adalah bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai tanggung jawab yang diberikan.
“Arahan partai kepada kita saat ini adalah bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tanggung jawab yang telah diberikan. Persoalan bagaimana ujungnya nanti, kita lihat dalam proses berikutnya,” pungkas Asman.(*)

Pos terkait