PKB Makassar Siap Jadi Mitra Strategis Pemkot

PKB Makassar Siap Jadi Mitra Strategis Pemkot scaled
FOTO: IST //MITRA STRATEGIS. Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar yang baru ditetapkan, Andi Fauzi Wawo melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebagai bagian dari silaturahmi politik pasca pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB.

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar yang baru ditetapkan, Andi Fauzi Wawo menegaskan dukungannya terhadap program pembangunan dengan urban farming menjadi salah satu fokus utama.

Komitmen tersebut disampaikan Uci–sapaan akrab Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebagai bagian dari silaturahmi politik pasca pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB.

Dalam pertemuan tersebut, Uci mengatakan kedatangannya tidak hanya untuk melaporkan hasil Muscab dan struktur kepengurusan baru PKB Makassar, tetapi juga meminta arahan terkait langkah-langkah yang akan dilakukan partainya ke depan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, PKB ingin mengambil peran aktif dalam mendukung agenda pembangunan Kota Makassar sekaligus membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah kota.

“Kami melaporkan hasil Muscab dan rencana-rencana kerja ke depan. Yang paling penting, kami meminta arahan dari Pak Wali agar PKB bisa ikut men-support program-program pemerintah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas program pembangunan, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mendiskusikan arah politik ke depan, termasuk peran PKB dalam berbagai agenda kontestasi politik mendatang.

Uci mengungkapkan, setelah penetapan kepengurusan hasil Muscab, PKB Makassar kini bersiap menghadapi pelantikan yang dijadwalkan berlangsung secara serentak di Jakarta pada 23 Juli 2026 bersama seluruh pengurus PKB se-Indonesia.

Salah satu program Pemerintah Kota Makassar yang mendapat perhatian khusus dari PKB adalah urban farming atau pertanian perkotaan. Uci menilai program tersebut memiliki dampak langsung bagi masyarakat sehingga mudah diterima dan dijalankan di tingkat akar rumput.

“Program yang paling dekat dan sementara kami support adalah urban farming. Kami mengajak konstituen dan jaringan yang kami miliki untuk ikut menyukseskan gerakan menanam tanaman ini,” katanya.

Menurutnya, urban farming bukan sekadar program penghijauan, tetapi juga menjadi solusi yang membantu kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. “Manfaatnya sangat nyata. Masyarakat bisa langsung merasakan hasilnya, sehingga program ini relatif mudah diterima dibanding program-program lainnya,” tambahnya.

Uci juga berharap hubungan antara PKB dan Pemerintah Kota Makassar dapat terus terjalin dengan baik. Meski dinamika politik sempat terjadi dalam kontestasi sebelumnya, ia menegaskan bahwa seluruh elemen kini harus bersatu untuk kepentingan pembangunan daerah.

“Kontestasi politik sudah selesai. Sekarang saatnya semua pihak bersama-sama membangun Kota Makassar. Kami berharap tetap diberi ruang untuk berkontribusi dan bersinergi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Uci turut memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah penataan kota yang dilakukan Wali Kota Makassar, khususnya upaya mengembalikan fungsi ruang publik agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan langkah berani yang tidak mudah dilakukan karena memiliki risiko sosial dan politik yang besar. “Saya sangat salut kepada Pak Wali. Keberanian mengembalikan fungsi ruang-ruang publik untuk masyarakat adalah langkah luar biasa. Ini bukan pekerjaan mudah karena harus berhadapan dengan berbagai kepentingan di lapangan,” katanya.

Menurut Uci, penataan kota yang sedang berjalan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan dapat dinikmati oleh seluruh warga Makassar.

“Yang dilakukan sekarang menurut saya merupakan langkah penting untuk masa depan kota. Masyarakat pada akhirnya akan merasakan manfaat dari penataan yang dilakukan secara konsisten,” pungkasnya.(*)

Pos terkait