RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Nur Hasbiah Main menekankan pentingnya mahasiswa memiliki orientasi yang jelas dalam berorganisasi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Training Raya Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barru. Ia menekankan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebatas menjadi pengamat, tetapi juga harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.
“Mahasiswa harus memiliki arah yang jelas dalam berkontribusi. Tidak cukup hanya kritis, tetapi juga harus mampu menawarkan solusi yang konkret bagi persoalan umat dan bangsa,” ujarnya di hadapan peserta.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kualitas gerakan mahasiswa sangat ditentukan oleh kekuatan karakter dan integritas pribadi. Menurutnya, tanpa fondasi nilai yang kuat, gerakan yang dibangun akan mudah kehilangan arah.
“Kepemimpinan itu tidak dibentuk secara instan. Ia dimulai dari integritas, kedisiplinan, dan kesadaran untuk terus belajar. Dari situlah lahir pemimpin yang mampu membawa perubahan,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mendorong kader HMI untuk mampu membaca dinamika sosial secara objektif dan membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, dalam rangka menghadirkan perubahan yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung pada awal April 2026 ini mengusung tema “Road Map HMI untuk Indonesia” dan diikuti oleh kader HMI dari berbagai daerah.
Training Raya tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi lanjutan, yang bertujuan memperkuat kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta arah gerakan mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman. (*)












