BNI Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan di Era Digital

BNI Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan
FOTO: IST//KEUANGAN. Business Talks–Panel Discussion 1: The Bankers, BNI yang diwakili Regional CEO BNI Wilayah 03 Bagus Ardani Sutoyo membahas kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan ekonomi dan keuangan yang semakin terdigitalisasi.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendorong generasi muda meningkatkan kecakapan dalam mengelola keuangan sejak dini. Langkah tersebut dilakukan melalui rangkaian Lampung Financial Festival 2026 di Bandar Lampung, akhir pekan kemarin.

Dalam kegiatan Business Talks–Panel Discussion 1: The Bankers, BNI yang diwakili Regional CEO BNI Wilayah 03 Bagus Ardani Sutoyo membahas kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan ekonomi dan keuangan yang semakin terdigitalisasi.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kemudahan akses terhadap layanan keuangan dan transaksi digital perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan secara disiplin.

Bacaan Lainnya

“Pengelolaan keuangan yang sehat dapat dimulai dengan mengenali kondisi keuangan pribadi, merencanakan pemasukan dan pengeluaran, serta mengendalikan gaya hidup. Biasakan menyisihkan dana untuk tabungan sejak menerima penghasilan, menyiapkan dana darurat, dan menggunakan utang secara bijak agar tidak mengganggu kebutuhan utama,” ujar Okki dalam keterangan resminya.

Menurutnya, generasi muda juga perlu memahami produk dan layanan keuangan secara menyeluruh. Pemahaman tidak hanya sebatas cara menggunakan layanan perbankan, tetapi juga mencakup manfaat, risiko, serta kesesuaian produk dengan kondisi dan tujuan finansial masing-masing.

“Keputusan finansial perlu dibuat berdasarkan kebutuhan dan tujuan, bukan semata-mata karena kemudahan akses,” katanya.

Edukasi keuangan juga diberikan melalui educational class yang membahas pengelolaan keuangan di tengah meningkatnya aktivitas digital. Materi tersebut mencakup pentingnya menjaga data pribadi dan informasi perbankan, mengenali modus penipuan, serta memastikan setiap informasi atau tawaran keuangan berasal dari sumber resmi.

Okki mengatakan, BNI terus mendorong peningkatan literasi keuangan generasi muda melalui berbagai produk dan program. Di antaranya Taplus Anak, Taplus Muda, hingga wondr yang dapat membantu anak belajar mengelola keuangan dengan pengawasan orang tua..Dukungan tersebut juga diperkuat melalui fitur Life Goals di wondr serta program edukasi langsung melalui BNI Goes to School.

“Literasi keuangan dan digital menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan ekonomi yang semakin cepat. Kemampuan mengelola keuangan dengan baik akan membantu mereka lebih siap memanfaatkan berbagai peluang sekaligus menjaga ketahanan finansial,” jelas Okki.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan literasi dan inklusi keuangan serta pemanfaatan layanan digital secara bertanggung jawab.

BNI meyakini pengelolaan keuangan yang sehat, literasi digital, dan kemauan untuk terus belajar menjadi fondasi penting bagi generasi muda dalam membangun kemandirian finansial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Pos terkait