Tugu Insurance Garap Green Bond

Tugu
Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mulai mengalokasikan investasi pada instrumen obligasi hijau (green bond) sebagai bagian dari strategi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana mengatakan, saat ini porsi investasi pada green bond mencapai 2,3% dari total portofolio investasi perusahaan.

“Sekitar 2,3% dari portofolio kami ditempatkan di green bond, termasuk untuk mendukung sektor energi baru terbarukan. Konsep kami adalah ketahanan energi dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya dalam media gathering, akhir pekan lalu.

Bacaan Lainnya

Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Tugu Insurance Fitri Azwar menambahkan bahwa investasi pada green bond juga merupakan bagian dari dukungan terhadap arahan regulator agar industri asuransi mengintegrasikan prinsip ESG dalam pengembangan bisnis.

“Tanggung jawab sosial berbasis ESG kini sudah menjadi isu global,” jelasnya.

Dari sisi investasi, green bond dinilai mampu menjadi instrumen diversifikasi portofolio dengan eksposur pada penerbit (issuer) berkualitas, sekaligus menawarkan imbal hasil yang menarik. Namun demikian, Fitri mengakui masih terdapat tantangan, terutama dari sisi pasokan (supply) instrumen green bond yang masih terbatas di pasar.

Hal ini membuat alokasi investasi Tugu Insurance pada instrumen tersebut belum bisa terlalu besar. Ke depan, perusahaan optimistis tren investasi berbasis ESG akan terus berkembang, baik dari sisi permintaan maupun ketersediaan instrumen, sehingga dapat meningkatkan likuiditas pasar. “Ke depan, green bond berpotensi menjadi salah satu komponen penting dalam portofolio investasi perusahaan,” tambahnya.(*)

Pos terkait