KP2KP Bekali Pelajar Torut Pemahaman Pajak

PINGGIR Bekali Pelajar Torut Pemahaman Pajak
FOTO: IST//GOES TO SCHOOL. KP2KP Makale menggelar kegiatan Tax Goes to School di SMA Negeri 2 Toraja Utara (Torut) akhir pekan lalu.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKALE —Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Makale menggelar kegiatan Tax Goes to School di SMA Negeri 2 Toraja Utara (Torut).

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 siswa dan guru tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran dan pemahaman perpajakan kepada generasi muda sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada peran dan fungsi pajak sebagai salah satu sumber utama penerimaan negara. Pajak menjadi sumber pembiayaan berbagai kebutuhan negara, mulai dari pendidikan, kesehatan, pertahanan, pelayanan publik, hingga pembangunan nasional.

Bacaan Lainnya

Kepala SMA Negeri 2 Toraja Utara, A.S. Parassa, mengapresiasi pelaksanaan Tax Goes to School yang diselenggarakan KP2KP Makale. Menurutnya, pemahaman mengenai pajak penting diberikan kepada siswa sejak dini agar mereka mengetahui manfaat pajak sekaligus mampu menyampaikan informasi perpajakan yang benar kepada lingkungan sekitar.

“Anak-anak kami yang akan menjadi motor penggerak bangsa di Indonesia Emas 2045. Setelah mendengar informasi yang benar tentang pajak, anak-anak kami juga dapat menyampaikan informasi yang benar kepada orang lain, termasuk keluarga,” kata Parassa.

Kepala KP2KP Makale, Frans Hans Manik, mengatakan Tax Goes to School dirancang sebagai sarana edukasi perpajakan bagi generasi muda. Menurutnya, meskipun para siswa saat ini belum menjadi wajib pajak, mereka akan memiliki kewajiban berkontribusi kepada negara ketika memasuki dunia kerja atau menjalankan usaha di masa mendatang.

“Hari ini adik-adik memang belum menjadi wajib pajak, tetapi beberapa tahun lagi, adik-adik akan berkontribusi kepada negara melalui usaha atau profesi adik-adik. Saat kewajiban membayar pajak itu tiba, adik-adik sudah memiliki pemahaman bahwa kewajiban membayar pajak merupakan bentuk gotong royong dalam membangun negara,” jelas Frans.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan kuis perpajakan. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan yang diberikan.

Tax Goes to School merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pajak untuk membangun budaya sadar pajak di kalangan generasi muda. Edukasi perpajakan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membentuk generasi, yang memahami peran pajak dalam pembangunan nasional, serta siap menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. (*)

Pos terkait