Jasindo Syariah Perkuat Inklusi Bisnis Asuransi Syariah

Jasindo
FOTO: IST//Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Jasindo Syariah Wahyudin
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Industri asuransi syariah masih menghadapi tekanan pada paruh pertama 2026. Di tengah koreksi kinerja industri, PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu strategi untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk perlindungan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bisnis asuransi syariah mengalami koreksi sebesar 15,07% pada Juni 2026.

Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Jasindo Syariah Wahyudin mengatakan, terdapat sejumlah tantangan yang masih membayangi industri asuransi syariah sepanjang semester I-2026. Selain daya beli masyarakat yang masih terbatas dan dinamika ekonomi, tingkat literasi dan inklusi asuransi syariah juga masih relatif rendah.

“Meski demikian, kami memandang tantangan tersebut sebagai momentum untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Wahyudin.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, persaingan di industri asuransi syariah juga semakin ketat. Selain itu, perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk memperkuat tata kelola menjadi tantangan lain yang perlu direspons oleh pelaku industri. Memasuki satu dekade perjalanan bisnis, Jasindo Syariah berupaya menjawab tantangan tersebut dengan memperkuat edukasi dan akses masyarakat terhadap produk asuransi syariah.

Mengusung tema “A Decade of Trust and Care”, Jasindo Syariah mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan risiko dan pentingnya perlindungan finansial, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah bersama Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Malang.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa dan civitas akademika tersebut mengangkat tema “Asuransi Syariah untuk Milenial”. Materi yang disampaikan mencakup kesadaran pengelolaan risiko, perencanaan keuangan, serta pentingnya perlindungan finansial sejak usia produktif.

“Materi yang disampaikan mencakup kesadaran pengelolaan risiko, perencanaan keuangan, serta pentingnya perlindungan finansial sejak usia produktif,” ujar manajemen Jasindo Syariah dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam format talkshow interaktif untuk memberikan pemahaman mengenai konsep asuransi syariah yang lebih dekat dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai prinsip saling tolong-menolong atau ta’awun dalam asuransi syariah serta pentingnya kesiapan finansial dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.

Diskusi juga membahas manfaat asuransi syariah, perbedaannya dengan asuransi konvensional, hingga kebutuhan perlindungan bagi masyarakat di usia produktif. Selain meningkatkan literasi, kegiatan tersebut turut mendorong inklusi keuangan melalui pembukaan lebih dari 10 polis Asuransi Personal Accident (PA) Siswa.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk perlindungan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan risiko.(*)

Pos terkait