RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara, didampingi jajaran Fraksi PPP DPRD Kota Makassar, menemui Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (7/7).
Pertemuan ini menjadi penanda awal komitmen baru. Imam Fauzan menegaskan, audiensi itu bukan sekadar seremonial.
Ada pesan penting yang ingin disampaikan, yaitu komunikasi antara PPP dan Pemkot Makassar harus terus berjalan. “Kami hadir untuk menyampaikan struktur Fraksi PPP yang ada di DPRD. Ini bukan akhir, justru awal dari silaturahmi berkelanjutan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Fraksi PPP DPRD Makassar, Rahmat Taqwa Qurais (RTQ), menambahkan, pertemuan ini menjadi ruang untuk menata ulang komunikasi politik agar lebih terarah. Ia menyebut tidak boleh lagi ada kebijakan yang jalan dua arah tanpa koordinasi.
“Koalisi dengan pemerintahan Mulia ini perlu komunikasi yang teknis, jelas, dan satu pintu. Supaya tugas di DPRD tidak tumpang tindih dan arah kerja bisa lebih fokus,” tegasnya kepada media.
Soal isu perombakan struktur fraksi, RTQ menepis. Tidak ada pergantian resmi, hanya penegasan ulang susunan lama agar kerja-kerja fraksi makin solid.
“Sejak awal tidak pernah ada surat pergantian. Ini hanya soal memperkuat formasi agar Fraksi PPP semakin kompak dalam mengawal aspirasi rakyat,” tambahnya.
Fraksi PPP, kata RTQ, siap mendukung visi-misi Wali Kota Makassar. Namun, peran pengawasan akan tetap dijalankan sesuai amanat undang-undang.
“Kami ingin program Pak Wali berjalan lancar. Tapi pengawasan harus tetap tajam agar setiap kebijakan benar-benar berpihak ke rakyat,” ujarnya.
Beberapa program prioritas pun mulai dipetakan, seperti kesejahteraan guru mengaji, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga penanganan persoalan lingkungan seperti sampah dan air bersih.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik langkah Fraksi PPP. Menurutnya, komunikasi yang lebih rapi akan berdampak pada kualitas pembangunan kota.
“Ini langkah positif. Komunikasi satu pintu itu penting agar koordinasi lebih efektif. Saya juga mengapresiasi semangat PPP yang ingin rutin bersilaturahmi dan evaluasi per triwulan,” ucapnya.
Sinergi eksekutif dan legislatif, lanjut Munafri, adalah fondasi utama dalam mendorong Makassar lebih baik ke depan. “Kami butuh dukungan semua pihak. Kalau komunikasi lancar, maka pembangunan pun berjalan lebih cepat,” tutupnya. (*)











