RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Dunia sepak bola Turki diguncang skandal taruhan ilegal yang melibatkan ratusan pemain dan pejabat.
Delapan orang, termasuk ketua klub papan atas Eyupspor, Murat Ozkaya, telah ditangkap, sementara 1.024 pemain diskors oleh Federasi Sepak Bola Turki (TFF) sambil menunggu hasil penyelidikan disiplin.
Dikutip dari Al-Jazeera, Rabu (12/11/2025), di antara mereka yang diskors terdapat 27 pemain dari liga utama, termasuk bek Galatasaray dan tim nasional Turki, Eren Elmali. Ia mengaku tuduhan itu berkaitan dengan taruhan yang dibuat lima tahun lalu dan tidak melibatkan timnya.
“Saya tidak pernah berjudi lagi sejak itu,” ujarnya.
Kasus ini mencuat setelah TFF menemukan 371 dari 571 wasit aktif memiliki akun taruhan, dan sebagian masih berjudi. Seorang wasit bahkan tercatat memasang taruhan lebih dari 18.000 kali.
Sebagai tindak lanjut, TFF menangguhkan liga divisi tiga dan empat selama dua minggu dan sebelumnya telah menskors 149 wasit dan asisten wasit karena kasus serupa. Presiden TFF Ibrahim Haciosmanoglu menyebut kasus ini sebagai krisis moral dalam sepak bola Turki.
“Tugas kami adalah mengangkat sepak bola Turki ke tempat yang semestinya dan membersihkannya dari segala kekotorannya,” kata presiden federasi İbrahim Hacıosmanoğlu dalam konferensi pers dua minggu lalu.
Sepak bola Turki telah mengalami kebangkitan dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini akan menjadi tuan rumah bersama Kejuaraan Eropa 2032 bersama Italia, tim nasional mencapai perempat final Euro 2024, dan Istanbul telah dipilih oleh UEFA untuk menjadi tuan rumah beberapa final kompetisi klub Eropa.












