RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR – Nama Khairun Nisa, 23, beberapa waktu lalu viral di media sosial. Wanita yang akrab disapa Nisya itu melakukan aksi penyamaran sebagai pramugari Batik Air.
Tentu saja banyak warganet yang mengkritik aksi nekatnya tersebut. Namun demikian, wanita asal Pulau Sumatera itu memiliki alasan tersendiri dibalik aksi tersebut.
Dia mengklaim pernah mengikuti proses seleksi pramugari dengan biaya yang besar. Kurang lebih Rp 30 juta. Tetapi, panggilan kerja itu tak kunjung datang.
Padahal, keluaganya telah menaruh ekspektasi tinggi terhadap Nisya. Hal itu membuat dirinya tertekan.
Tak ingin membuat malu keluarga, dia pun melakukan aksi nekat tersebut. Ya walaupun penyamarannya akhirnya tetap terbongkar.
Kisah Nisya ini pun membuat salah satu pelatihan awak kabin di Kediri tergugah. Adalah Aeronef Academy.
Pengelola dan Pengajar Aeronef Academy Miftakhul Rohmah membenarkan jika pihaknya memberi pendidikan gratis untuk Nisya.
“Program pendidikan gratis ini merupakan yang pertama kali kami berikan secara khusus,” terang Mifta melalui pesan Whatsapp.
Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa Nisya memiliki niat yang tulus untuk membahagiakan orang tuanya.
Meski apa yang dilakukan tidak bisa dibenarkan, pihaknya melihat ada semangat dan tekad kuat dari diri Nisya untuk bangkit memperbaiki masa depan.(*)












