RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai tancap gas menuju pemenangan Pemilu 2029. Bahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menyatakan Pemilu 2029 telah dimulai.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Kesehatan dan Inklusi Disabilitas DPP PKB, Nihayatul Wafiroh, saat membacakan sambutan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam Pengukuhan dan Orientasi Pengurus DPW PKB Sulawesi Selatan di Hotel Dalton, Makassar, Selasa (10/2/2026).
Nihayatul menegaskan PKB tidak boleh bekerja biasa-biasa saja di tengah tantangan global dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan. “Kemenangan pemilu merupakan kewajiban politik partai agar gagasan dan nilai PKB dapat diwujudkan dalam kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat. Rakyat ingin keadilan dan kepastian hidup. Partai politik harus hadir sebagai solusi,” ujarnya.
Nihayatul menegaskan PKB tidak boleh sekadar menjadi peserta pemilu, tetapi harus menjadi kekuatan politik yang memimpin perubahan dan memikul tanggung jawab kebangsaan. Menurutnya, struktur partai hingga tingkat bawah harus aktif bergerak, karena struktur yang lengkap tetapi pasif tidak akan membawa kemenangan.
“DPW bukan sekadar sekretariat, tetapi mesin politik yang hidup. Pengurus harus bekerja, kader harus melayani, bukan dilayani,” tegasnya.
Nihayatul juga mengingatkan pentingnya etika, disiplin organisasi, dan menjaga kepercayaan publik. Ia menyebut kepercayaan rakyat sebagai modal utama partai politik. “Kepercayaan rakyat seperti udara bagi partai politik. Sekali jatuh, sulit kembali utuh,” katanya.
Lebih jauh, Nihayatul menekankan soliditas internal kader PKB. Perbedaan pendapat dinilai wajar, namun seluruh kader wajib bergerak dalam satu barisan setelah keputusan diambil. “Tidak ada PKB pusat dan PKB daerah. Yang ada satu PKB, satu kepemimpinan, dan satu perjuangan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Azhar mengatakan, sejak awal kepemimpinannya hingga tahun 2026, ia telah menandatangani sebanyak 32 lembar komitmen untuk menata dan memperkuat struktur partai, mulai dari tingkat DPW hingga ranting.
“Struktur adalah pasukan garda terdepan menghadapi pemilu. Selama ini kelemahan partai adalah pembentukan pengurus di tingkat bawah baru dilakukan menjelang pemilu. Sekarang kita siapkan lebih awal,” ujar Azhar.
Ia menjelaskan, DPW PKB Sulsel tengah melakukan verifikasi ulang kepengurusan di tingkat bawah untuk memastikan kader masih aktif dan tidak berpindah partai. Selain itu, ia meminta seluruh DPC untuk rutin memperbarui data dan aktif turun ke lapangan.
“Saya minta DPC betul-betul memperhatikan PAC dan ranting. Di beberapa kabupaten sudah mulai membentuk kader binaan. Ini harus direplikasi di seluruh daerah,” tegasnya.
Azhar juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini PKB akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara bertahap di seluruh kabupaten/kota. Muscab dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Juni 2026.
“April sampai Juni semua DPC harus sudah terbentuk. DPP akan memetakan minimal lima calon ketua DPC di setiap kabupaten, kemudian diverifikasi, diuji, dan ditetapkan melalui mekanisme yang ketat,” jelasnya.
Terkait target politik, Azhar menyebut DPW PKB Sulsel menargetkan perolehan 12 kursi di tingkat provinsi. Meski komitmen dengan DPP hanya 10 kursi. “Ada beberapa dapil kita akan berjuang untuk ambil satu. Karena menurut teman-teman di DPW, kalau hanya 10 kursi tidak perlu kerja. Katanya cukup ngopi saja di warkop,” tegasnya.
Untuk DPR RI, sambung Azhar, target sebanyak tiga kursi. Kemudian di tingkat kabupaten dan kota sebanyak 90 kursi. Menurutnya, politik bukan semata-mata soal meraih kekuasaan, melainkan bagaimana kekuasaan itu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kekuasaan bagi PKB bukan tujuan akhir, tetapi alat untuk membantu masyarakat. Karena itu, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun, tanpa memandang agama, etnis, atau latar belakang, untuk bergabung dan berjuang bersama PKB,” katanya.
Azhar menambahkan, PKB Sulsel juga mulai membuka penjaringan calon legislatif lebih awal, seiring dengan penguatan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.“PKB adalah rumah besar kebangsaan. Mari kita bangun partai ini bersama, solid, dan hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)












